Sejarah Letusan Gunung Semeru Terentang dari Tahun 1818 Sampai 2021

- Minggu, 5 Desember 2021 | 13:09 WIB
ERUPSI Gunung Semeru pada tahun 2005 (SM Banyumas/Dok ESDM)
ERUPSI Gunung Semeru pada tahun 2005 (SM Banyumas/Dok ESDM)

Pertumbuhan kubah lava masih berlangsung terus mencapai ketinggian 3744,5m dpl. Awan panas guguran kadang-kadang terjadi melalui Kali Glidik sampai batas hutan. Di akhir tahun, letusan terjadi setiap 5 sampai 45 menit dengan tinggi asap maksimum 500m di atas bibir kawah, pasir dan debu terlontar sejauh lk 1km.

 

1973

Pembentukan kubah lava masih berlangsung selama Agustus. Letusan mencapai lk 1000m sering terjadi yang disertai aliran lava. Guguran lava pijar meningkat dan meluncur ke Besuk Sat dan Besuk Kobokan mencapai jarak 2km dari puncak, membakar hutan.

974

Kegiatan terus berlangsung, kubah lava makin tinggi.

1975 - 1976

Letusan di kawah utama disertai aliran lava.

1977

1 Desember terjadi guguran lava menghasilkan awan panas guguran berjarak 10km di Besuk Kembar  dengan volume endapan 6,4 juta m3 . Sebagian awan panas ini menyeleweng ke Besuk Kobokan. Sawah dan tegal seluas 110ha rusak di Desa Sumberurip, hutan pinus 450ha dan 1 jembatan rusak terbakar dan 2 buah rumah bilik hanyut.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X