Suspend Dicabut, Kemenag dan Kemenhaj Saudi Bahas Teknis Umrah

- Selasa, 30 November 2021 | 07:46 WIB
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief(SM Banyumas/dok Kemenag)
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief(SM Banyumas/dok Kemenag)


JEDDAH, suaramerdeka-banyumas.com-Kementerian Agama RI dan Kementerian Haji Saudi akan membahas teknis penyelenggaraan umrah sesuai Arab Saudi mencabut suspend penerbangan dari Indonesia terhitung 1 Desember 2021.

Dengan pencabutan suspend penerbangan inilah, warga Tanah Air bisa langsung terbang ke Arab Saudi tanpa harus transit ke negara ketiga.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Kemenag, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief memastikan edaran yang diterbitkan otoritas penerbangan Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA), tertanggal 25 November 2021 ini juga berlaku untuk penerbangan jemaah umrah.

Baca Juga: Per 1 Desember 2021, Penerbangan Indonesia Bisa Langsung ke Arab Saudi

Namun demikian, lanjut Hilman, bukan berarti keberangkatan jemaah umrah bisa langsung dilakukan pada 1 Desember 2021.

Sebab, masih ada proses persiapan yang harus dilakukan, antara lain terkait pendataan jemaah, paket layanan, dan pengurusan visa.

"Menindaklanjuti dicabutnya suspend penerbangan, Kementerian Agama RI dan Kementerian Haji Saudi akan membahas teknis penyelenggaraan umrah," ujar Hilman yang saat ini masih berada di Arab Saudi, Minggu 28 Nopember 2021.

Baca Juga: PT Pupuk Indonesia Kenalkan Pupuk Organik Cair Phonska OCA 

"Saya dan tim Konsul Haji KJRI Jeddah dijadwalkan hari ini membahas dan mendiskusikan skenario penyelenggaraan umrah bersama Kementerian Haji dan Umrah Saudi," sambungnya.

Hilman menjelaskan, pihaknya dalam pertemuan itu akan memaparkan kesiapan Indonesia dan skenario pemberangkatan jemaah umrah di masa pandemi.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X