Waspadai Lima Hoaks Menyesatkan Seputar Vaksinasi Covid-19

- Rabu, 24 November 2021 | 08:16 WIB
Beriikut ini tampilan HOAKS! berupa tautan Pengecekan Bantuan Covid-19 Sebesar Rp600.000 bagi Pemilik KTP atau SIM.(SM Banyumas/Dok Satgas Penanganan Covid-19)
Beriikut ini tampilan HOAKS! berupa tautan Pengecekan Bantuan Covid-19 Sebesar Rp600.000 bagi Pemilik KTP atau SIM.(SM Banyumas/Dok Satgas Penanganan Covid-19)

Suaramerdeka-banyumas.com- Selama pertengahan hingga akhir Nopember 2021 ini masih saja beredar berita palsu yang menyesatkan seputar vaksinasi Covid-19.

Untuk itulah masyarakat diminta waspada ketika mendapatkan kabar dengan sumber yang tak jelas dan bernada provokatif dan menggiurkan.

Berikut ini sejumlah hoaks yang menyesatkan yang perlu diwaspadai sebagaimana dilansir dari Satgas Penanganan Covid-19:

1. Awas Hoaks Link Palsu Pengecekan Bantuan Covid-19 Sebesar Rp 600.000 bagi Pemilik KTP atau SIM

Beredar sebuah pesan melalui WhatsApp yang berisi tautan (link) palsu untuk pengecekan penerima bantuan Covid-19. Pesan tersebut juga disertai dengan keterangan yang menyatakan bahwa bantuan akan diberikan kepada pemilik KTP atau SIM, dengan besaran Rp600.000 selama tiga bulan. Faktanya informasi tersebut salah.

Baca Juga: Kasus Harian Covid-19 Turun, Warga Diminta Tak Euphoria

Pihak Kementerian Sosial menjelaskan bahwa pengecekan informasi penerima bantuan sosial Covid-19 hanya dapat dilakukan melalui situs resmi Kemensos: cekbansos.kemensos.go.id. Narasi yang beredar tersebut merupakan hoaks lama yang kembali beredar dan tautan (link) pengecekan bantuan tersebut adalah palsu.

2. Mahkamah Agung Amerika Serikat Telah Membatalkan Vaksinasi Masal

Beredar sebuah narasi melalui pesan Whatsapp yang mengatakan bahwa Mahkamah Agung Amerika Serikat telah membatalkan vaksinasi universal. Narasi tersebut juga mengatakan bahwa gugatan untuk membatalkan vaksinasi universal diajukan oleh Robert F. Kennedy Jr.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Covid19.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Realisasi Pemulihan Ekonomi Nasional Sudah 65 Prosen

Selasa, 16 November 2021 | 01:16 WIB
X