Tidak Temukan Unsur Sabotase, Polisi Sebut Kebakaran Tangki Kilang Pertamina Akibat Induksi Sambaran Petir

- Senin, 15 November 2021 | 12:19 WIB
KONFERENSI PERS: Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menunjukkan data dari BMKG mengenai lokasi petir, saat konferensi pers di Gedung Patra Graha Pertamina Cilacap, Senin 15 November 2021. (SMBanyumas/Gayhul Dhika Wicaksana  )
KONFERENSI PERS: Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menunjukkan data dari BMKG mengenai lokasi petir, saat konferensi pers di Gedung Patra Graha Pertamina Cilacap, Senin 15 November 2021. (SMBanyumas/Gayhul Dhika Wicaksana )

CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com - Polisi tidak menemukan unsur sabotase, kelalaian maupun kesengajaan pada peristiwa kebakaran tangki 36T-102 di Kilang Pertamina Cilacap, Sabtu, 13 November 2021 .

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menggelar jumpa pers di Gedung Patra Graha Pertamina Cilacap, Senin 15 November 2021 mengatakan, kesimpulan sementara, kebakaran tersebut terjadi akibat induksi sambaran petir.

"Disinyalir kilat menyambar tangki 36T-102, oleh karena itu Polda Jawa Tengah sementara menduga, kebakaran, sesuai keterangan saksi dan CCTV, diduga akibat induksi sambaran petir sehingga terjadi kebakaran," ucapnya.

Menurutnya terkait insiden kebakaran itu, Polda Jawa Tengah telah melakukan penyelidikan dan penyidikan dibantu oleh Mabes Polri.

Baca Juga: Alhamdulillah, Api yang Membakar Tangki Pertamina Akhirnya Padam

Ia mengatakan, sejauh ini sudah memeriksa enam orang saksi.

Selain itu, pihaknya juga memeriksa tujuh rekaman kamera CCTV di sekitar TKP.

Dalam rekaman dua CCTV, Polda Jawa Tengah melihat pada hari H pukul 19.10 lewat 40 detik ada kilatan cahaya petir.

Selang berapa lama kemudian timbul kebakaran.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X