Syarat Perjalanan Darat Minimal 250 KM Wajib Negatif Tes PCR

- Selasa, 2 November 2021 | 06:47 WIB
Peta Dunia dan Travelling (SM Banyumas/Dok pixabay)
Peta Dunia dan Travelling (SM Banyumas/Dok pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Selain menerbitkan tak wajibnya tes RT PCR untuk perjalanan udara menggunakan pesawat terbang Jawa Bali, pemerintah justru menerbitkan syarat perjalanan darat minimal jarak 250 kilometer yaitu wajib vaksin dosis pertama dan surat negatif hasil tes RT PCR atau tes rapid antigen.

Persyaratan itu tertuang dalam Surat Edaran terbaru yang dikeluarkan oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yaitu Surat Edaran (SE) 90 Tahun 2021 mengenai Perubahan Atas SE Menteri Perhubungan Nomor 86 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang diumumkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub RI, Budi Setiyadi, Minggu 31 Oktober 2021. 

Persyaratan tersebut berlaku untuk seluruh moda perjalanan darat mulai dari kendaraan umum maupun pribadi dan aturan ini mengubah beberapa ketentuan yang ada pada surat edaran sebelumnya. 

Baca Juga: Naik Pesawat Jawa Bali Tak Lagi Wajib Bawa Surat Hasil Tes RT-PCR

Berikut ini petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dengan transportasi darat dengan ketentuan yang tertuang dalam poin 5 c surat edaran tersebut sebagai berikut:

(1) pelaku perjalanan jarak jauh yang menggunakan moda transportasi darat dan angkutan penyeberangan dari dan ke daerah di wilayah Pulau Jawa dan Pulau Bali wajib memenuhi ketentuan:

a) perjalanan jarak jauh merupakan perjalanan dengan jarak minimal perjalanan 250 kilometer atau minimal waktu perjalanan 4 jam. Pelaku perjalanan dengan transportasi darat yang menggunakan kendaraan bermotor perseorangan, sepeda motor, dan kendaraan bermotor umum, wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksin dosis pertama) dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurung waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, sebagai persyaratan melanjutkan perjalanan.

Baca Juga: Diperiksa Polda Metro Selama 6 Jam, Rachel Vennya Masih Berstatus Saksi

c) pelaku perjalanan Angkutan Penyeberangan, wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksin dosis pertama) dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurung waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam atau on site sebelum keberangkatan, sebagai syarat perjalanan.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X