Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis ke-2 21 Provinsi Masih Kurang dari 30 Prosen

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 07:58 WIB
SKRINING AKSEPTOR: Petugas kesehatan melakukan skrining medik terhadap akseptor di Sentra Vaksinasi, Auditorium Graha Widyatama Unsoed, Senin, 27 September 2021.   (SMBanyumas/istimewa)
SKRINING AKSEPTOR: Petugas kesehatan melakukan skrining medik terhadap akseptor di Sentra Vaksinasi, Auditorium Graha Widyatama Unsoed, Senin, 27 September 2021. (SMBanyumas/istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Pemerintah terus mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 hingga dosis kedua, karena masih ada 21 provinsi yang capaian vaksinasi dosis kedua masih kurang dari 30 prosen.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, yang tak kalah penting juga upaya pemerintah mempercepat peningkatan capaian vaksinasi, utamanya dosis kedua

Saat ini masih terdapat 21 Provinsi yang capaian dosis ke-2 nya kurang dari 30 prosen. Masyarakat harus dipastikan sudah tervaksinasi penuh agar mendapat perlindungan yang maksimal. 

Baca Juga: Desa Inklusi, Ikhtiar Meningkatkan Kesejahteraan dan Mendorong Laju Ekonomi

"Selain itu, vaksinasi dosis penuh dapat meminimalisir gejala berat sehingga yang terkonfirmasi positif tidak harus dirawat di fasilitas kesehatan," tandasnya sebagaimana dikutip dari laman resmi Satgas Penanganan Covid-19.

Dari data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), per 24 Oktober 2021, capaian vaksinasi dosis ke-1 di Indonesia mencapai 54,27%. Sedangkan untuk dosis ke-2 baru mencapai 33,18%. Pada sebaran wilayahnya, terdapat 13 Provinsi mencapai cakupan vaksinasi dosis ke-2 diatas 30%, yaitu DKI, Bali, DIY, Kep Riau, Bangka Belitung, Banten, Kaltim, Jambi, Jatim, Sulawesi Utara, Jabar dan Jateng. Bahkan, DKI, Bali dan DIY 50% penduduknya telah divaksin dosis penuh. 

Karena masyarakat yang telah mendapatkan vaksinasi penuh akan terhindar dari perburukan jika tertular Covid-19.

Baca Juga: Ini Kelebihan dan Kekurangan Mata Uang Kripto

"Meskipun Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah tertinggi orang yang telah divaksinasi minimal dosis pertama, namun kita tetap perlu meningkatkan cakupannya terhadap target sasaran vaksinasi di Indonesia," Wiku dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis 28 Oktober 2021 yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Piala Dunia 2022, Kamerun vs Serbia 3-3

Selasa, 29 November 2022 | 08:55 WIB

Warganet Bertanya-tanya, Kemana Si Oyen?

Jumat, 25 November 2022 | 09:43 WIB
X