Ini Tujuh Hoaks Soal Vaksin dan Covid-19 Yang Perlu Diwaspadai

- Senin, 25 Oktober 2021 | 21:30 WIB
Tampilan imbauan waspada terhadap hoaks dinlaman resmi Satgas Penanganan Covid-19. (SM Banyumas/dok)
Tampilan imbauan waspada terhadap hoaks dinlaman resmi Satgas Penanganan Covid-19. (SM Banyumas/dok)

 

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Di tengah upaya penanganan Covid-19 dan percepatan vaksinasi Covid-19, masih banyak beredar berita palsu atau hoaks yang merugikan dan meresahkan masyarakat.

Satgas Penanganan Covid-19 dan Kementerian Komunikasi dan Informasi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan informasi terkait kesehatan yang beredar tidak melalui kanal-kanal resmi, seperti postingan di media sosial atau broadcast pesan di aplikasi chatting.

Berikut ini sejumlah hoaks yang beredar di masyarakat dan telah dibantah oleh pemerintah dan pihak lain yang berkompeten sebagaimana dilansir dari laman resmi Satgas Penanganan Covid-19:

Baca Juga: Sentuhan Teknologi Informasi Memantik UMKM Bangkit di Masa Pandemi Covid-19

1. Menghirup Cuka dapat Menyembuhkan Covid-19.

Hasil Periksa Fakta Nadine Salsabila (Universitas Diponegoro)
Hal tersebut tidak benar. Menghirup cuka melalui hidung berpotensi membahayakan bagi kesehatan, karena cuka mengandung acid.

2. 600 Pelajar China Diberikan Vaksin Kosong di DKI Jakarta

Hasil Periksa Fakta Fathia IS. Bukan di DKI Jakarta, setelah ditelusuri video tersebut berlokasi di Universiti Malaya, Malaysia. Berkaitan dengan video tersebut, Wakil Menteri Kesehatan Malaysia sudah mengonfirmasi bahwa petugas dalam video tersebut melakukan kesalahan.

Baca Juga: Ada Sejumlah Pohon Tembaga hingga Situs Peninggalan Majapahit dan Pajajaran di Samudra Gumelar

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: covid19.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Piala Dunia 2022, Kamerun vs Serbia 3-3

Selasa, 29 November 2022 | 08:55 WIB

Warganet Bertanya-tanya, Kemana Si Oyen?

Jumat, 25 November 2022 | 09:43 WIB

Piala Dunia 2022: Maroko vs Kroasia Imbang 0-0

Kamis, 24 November 2022 | 06:18 WIB
X