Kasus Pinjol Ilegal, Nasabah Mati Bunuh Diri, Keluarga Tetap Ditagih dan Diteror

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:39 WIB
Menko Polhukam RI Mahfud MD saat memberikan keterangan pers soal kasus pinjaman online ilegal (SM Banyumas/dok tangkapan layar kanal Kemenko Polhukam RI).
Menko Polhukam RI Mahfud MD saat memberikan keterangan pers soal kasus pinjaman online ilegal (SM Banyumas/dok tangkapan layar kanal Kemenko Polhukam RI).

 

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Menko Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) RI Mahfud MD mengungkapkan ada kasus nasabah pinjaman online yang mati bunuh diri usai terjerat pinjol dan keluarga tetap ditagih dan diteror meski nasabah telah meninggal dunia.

Hal itu diungkapkan saat konferensi pers di kantor Menko Polhukam sehari lalu bersama dengan Kepala Bagian Reskrim Mabes Polri dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). 

"Banyak laporan kepada saya laporan misalnya ada orang (nasabah pinjol ilegal) yang meninggal tetapi keluarga tetap diteror.

Baca Juga: Siapkan Kuliah Tatap Muka, Unsoed Bentuk Satgas Covid-19 Fakultas

Karena pinjam 1 juta 200 ribu lalu meninggal dunia bunuh diri. Ini tidak terberitakan dirahasiakan," katanya.

Bahkan kata Mahfudz di kampung dia hanya dikabarkan meninggal sakit perut. Jadi kasus yang seperti ini harus diperhatikan. 

"Yang begini ini tolong disebarluaskan, tolong dihentikan teror-teror itu.

Baca Juga: Masyarakat Jangan Abai Prokes

Kita melihat kerja Polri 3-4 hari ini kita sudah mulai melihat hasilnya.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Nyatakan Biaya Haji Masih Belum Final

Kamis, 26 Januari 2023 | 10:11 WIB

108 Lembaga Pengelola Zakat Tercatat Tak Berizin

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:41 WIB

Lagi, Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 4,3

Selasa, 24 Januari 2023 | 09:44 WIB

Google Doodle Hari Ini Merayakan Tahun Baru Imlek

Minggu, 22 Januari 2023 | 08:15 WIB
X