Ini Penyesuaian Pembatasan Aktivitas Masyarakat Selama PPKM Jawa Bali hingga 1 Nopember

- Senin, 18 Oktober 2021 | 21:13 WIB
Warga melintas keluar dari kereta api di Stasiun Kota Malang Lama pekan lalu.
Warga melintas keluar dari kereta api di Stasiun Kota Malang Lama pekan lalu.

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Seiring dengan kondisi situasi COVID-19 yang semakin baik, pemerintah kembali melakukan sejumlah penyesuaian pembatasan aktivitas masyarakat di PPKM Jawa-Bali periode 19 Oktober hingga 1 November mendatang.

Dilansir dari Setkab RI menyebutkan penyesuaian tersebut antara lain:

Pertama, tempat bermain anak di mal/pusat perbelanjaan boleh dibuka untuk kabupaten/kota Level 2.

Baca Juga: Pemberantasan Korupsi dan Pelanggaran HAM Belum Dituntaskan, Mahasiswa Purwokerto Tagih Janiji Jokowi

“Kami mensyaratkan bahwa tempat permainan anak harus mencatat nomor telepon dan alamat orang tua, serta waktu anak bermain untuk kebutuhan tracing,” ujar Luhut.

Kedua, kapasitas bioskop untuk kabupaten/kota Level 2 dan 1 dapat dinaikkan menjadi 70 persen. Kemudian, anak-anak diperkenankan untuk masuk Bioskop di daerah Level 1 dan 2.

Selanjutnya, sopir logistik yang sudah divaksin dua kali dapat menggunakan tes antigen yang dapat berlaku selama 14 hari untuk melakukan perjalanan domestik.

Baca Juga: Tonton ya di TVRI 19 Pemain Bulu Tangkis Indonesia, Ini Jadwal Denmark Open 2021

“Akan dilakukan random testing pada sopir logistik. Kita imbau bila ada sopir logistik yang merasa tidak nyaman dengan kondisinya supaya segera melaporkan diri untuk diperiksa,” ucap Luhut.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X