Produk Obat-obatan, Kosmetik dan Barang Gunaan Wajib Kantongi Sertifikasi Halal

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 18:55 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas ungkap obat, kosmetik, dan barang gunaan wajib bersertifikat halal mulai 17 Oktober 2021.(SM Banyumas/Dok Kemenag).
Menag Yaqut Cholil Qoumas ungkap obat, kosmetik, dan barang gunaan wajib bersertifikat halal mulai 17 Oktober 2021.(SM Banyumas/Dok Kemenag).

 

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Mulai 17 Oktober 2021 Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan kewajiban bersertifikat halal akan mulai diberlakukan juga bagi produk obat-obatan, kosmetik dan barang gunaan.

Ini sesuai amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal.

"Tahap kedua ini dilaksanakan mulai 17 Oktober 2021 sampai dengan yang terdekat 17 Oktober 2026," terang Menag sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenag RI. 

Baca Juga: Kepala BNPB: Prioritas Penanganan Gempa Karangasem Bali dan Bangli Evakuasi Korban dan Kelompok Rentan

Menurutnya, penahapan ini bertujuan agar kewajiban bersertifikat halal bagi produk sebagaimana ditetapkan regulasi, terlaksana dengan baik dan menghindari potensi kesulitan, khususnya bagi pelaku usaha dalam menjaga keberlangsungan dan pengembangan usahanya. 

"Cakupan produk dalam Jaminan Produk Halal sangatlah luas, meliputi makanan, minuman, obat, kosmetik, produk kimiawi, produk biologi, produk rekayasa genetik, serta barang gunaan yang dipakai, digunakan, atau dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kebijakan penahapan ini suatu keniscayaan dalam implementasi mandatory sertifikasi halal," tegas Menag.

Baca Juga: Petugas Masjidil Haram Cabut Stiker Tanda Jaga Jarak Jemaah

Kepala BPJPH Kemenag, Muhammad Aqil Irham menambahkan, penahapan kewajiban bersertifikat halal bagi jenis produk secara lebih rinci diatur di dalam PP Nomor 39 Tahun 2021.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Realisasi Pemulihan Ekonomi Nasional Sudah 65 Prosen

Selasa, 16 November 2021 | 01:16 WIB
X