Hingga 2050, Konsumsi Minyak Naik 139 Prosen, Gas 298 Prosen

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 05:09 WIB
Contoh potensi cadangan energi gas di tengah laut dinwikayah Kabupaten Rembang (SM Banyumas/dok)
Contoh potensi cadangan energi gas di tengah laut dinwikayah Kabupaten Rembang (SM Banyumas/dok)

 


REMBANG, suaramerdeka-banyumas.com-Kebutuhan energi di Indonesia akan semakin meningkat, di mana konsumsi minyak diproyeksikan naik 139 persen, sedangkan penggunaan gas akan jauh lebih besar hingga 298 persen sampai 2050 mendatang.

 Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jaba Nusa) Nurwahidi menyampaikan hal itu dalam sesi tanya jawab melalui zoom meeting, bertajuk “Masa Depan Industri Hulu Migas Dalam Road Map Energy”, Selasa 12 Oktober 2021 sebagaimana dilansir dari laman resmi Pemprov Jateng. 

Pada 2020, lanjutnya, kebutuhan energi 287 juta ton, setara minyak bumi atau million tonnes of oil equivalent (MTOE), pada 2030 diperkirakan naik 500 MTOE, dan pada 2050 naik menjadi 1.012 MTOE.

Baca Juga: BEM Unsoed Kecam Aksi 'Smackdown' yang Dilakukan Oknum Polisi di Tangerang

Untuk itulah, pihaknya bersama investor akan terus berupaya mennggenjot minyak dan gas, untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

“Peningkatan konsumsi ini harus kita siapkan dari sekarang,” terangnya.

Nurwahidi merinci, cadangan minyak di Indonesia saat ini sebesar 3,8 miliar barel, sedangkan cadangan gas 77 triliun kaki kubik.

Baca Juga: Hasil Piala Thomas 2020 : Shesar Vito Dua Kali Sukses jadi Penentu Kemenangan Indonesia dan Juara Grup A

Dengan cadangan tersebut, ia mengaku optimistis target produksi 1 juta barel minyak dan 12 miliar kaki kubik gas per hari pada 2030 dapat terwujud.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

Tahap Pertama, BPJPH Sertifikasi 27.188 Produk

Minggu, 17 Oktober 2021 | 18:18 WIB

Gempa Bumi 4,8 SR Guncang Bali dan Lombok

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 08:03 WIB

Gempa Bumi 3,6 SR Guncang Jayapura

Jumat, 15 Oktober 2021 | 08:14 WIB
X