Hidayat Nur Wahid Minta Pergeseran Libur HBK Dikoreksi

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:39 WIB
Hidayat Nur Wahid (SM Banyumas/dok PR)
Hidayat Nur Wahid (SM Banyumas/dok PR)

 

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Tokoh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid memberikan masukan keputusan pergeseran liburan HBK mendukung pernyataan dan kritikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Cholil Nafis

Seperti diketahui pada libur HBK Maulid Nabi Muhammad SAW Kementerian Agama kembali menggeser menjadi tanggal 20 Oktober 2021.

Pentolan PKS yang kini masih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat ini mengatakan hal itu dalam cuitannya di akun twitternya @hnurwahid. 

Pemerintah geser/tiadakan hari libur keagamaan (Maulid dan Natal) itu dg keputusan pada Juni 2021, saat covid-19 menuju puncak. Skrg kondisi nasional sudah berubah,jadi lebih baik,menuju normal.Wajarnya keputusan penggeseran/peniadaan itu dikoreksi. Saya dukung Kyai @cholilnafis

Baca Juga: Ikuti Ritual Pemotongan Rambut Gimbal, Marisca Asri Ahyara Balita Ajibarang Minta Hadiah Mobil


Menanggapi balasan cuitan dari mantan Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Cholil Nafis menyitir salah satu kaidah ushul fiqh terhadap masalah perayaan hari besar keagamaan (HBK) ini.

الحكم يدور مع العلة وجود وعدما

Suatu keputusan hukum yg landasannya krn darurat jika daruratnya sdh hilang maka hukumnya berubah ke hukum asalnya.

Sebelumnya seperti diketahui, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat, KH Cholil Nafis menilai pergeseran libur agama atau hari besar keagamaan (HBK) di saat pandemi Covid-19 yang mulai reda tak relevan lagi.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Santri Berkontribusi Mengedukasi Disiplin Prokes

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:44 WIB
X