Ini Tujuh Fakta Soal Partai Buruh 'Baru' dengan Said Iqbal Presidennya

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 12:37 WIB
Logo Partai Buruh yang baru dibangkitkan kembali (SM Banyumas/Dok)
Logo Partai Buruh yang baru dibangkitkan kembali (SM Banyumas/Dok)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com- Masih dalam hitungan hari Partai Buruh baru saja dideklarasikan dan dipimpin oleh presidennya yaitu Said Iqbal.

Berikut ini sejumlah fakta soal Partai Buruh yang siap ikut dalam kontestasi politik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

  1. Sempat dua puluh tahun parkir dalam politik praktis akhirnya dibentuk kembali Kongres Nasional Ke-4 Partai Buruh di Jakarta, Selasa, 5 Oktober 2021
  2. Jika sebelumnya didukung satu organisasi buruh, kini didukung 11 organisasi terdiri dari organisasi buruh, petani, dan guru yang dinyatakan sebagai pendiri atau pemilik.
  3. Organisasi yang masuk dalam pemilik, yaitu Partai Buruh yang lama, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Petani Indonesia (SPI), Organisasi Rakyat Indonesia, Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan, Minyak, Gas Bumi, dan Umum (FSP-KEP), Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi (FSP-Farkes R).
  4. Selain Said Iqbal sebagai Presiden juga terpilih Sony Pudjisasono yang telah ditetapkan sebagai Ketua Majelis Rakyat Partai Buruh periode 2021-2026 berharap Partai Buruh dapat terus bertahan dan mampu menempatkan kader-kadernya di DPR RI dan DPRD.
  5. Visi Partai Buruh adalah mewujudkan Indonesia sebagai negara yang sejahtera (welfare state). Adapun tiga prinsip dalam negara sejahtera, yang pertama kesetaraan kesempatan, distribusi kekayaan yang adil dan merata, serta tanggung jawab publik.
  6. Prinsip-prinsip Partai Buruh akan diturunkan dalam13 sasaran kerja partai, seperti kedaulatan rakyat, lapangan kerja, pemberantasan korupsi, jaminan sosial, kedaulatan pangan, ikan, dan ternak, upah yang layak.
  7. Sasaran lainnya adalah pajak yang berkeadilan, hubungan industrial, lingkungan hidup, HAM dan masyarakat adat, perlindungan perempuan dan anak muda, pemberdayaan kelompok difabel, perlindungan dan advokasi tenaga honorer, dan penguatan koperas dan BUMN.

Editor: Susanto

Tags

Terkini

Bersama Santri, Partai Gelora Tanam 10 Juta Pohon

Selasa, 30 November 2021 | 07:22 WIB

Realisasi Pemulihan Ekonomi Nasional Sudah 65 Prosen

Selasa, 16 November 2021 | 01:16 WIB
X