Muktamar ke 34 NU Akan Digelar 23- 25 Desember 2021 dengan Prokes Ketat

- Sabtu, 25 September 2021 | 22:38 WIB
UMUMKAN MUKTAMAR KE 34 NU: Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj bersama Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar saat mengumumkan penyelenggaraan Muktamar ke 34 NU Desember mendatang saat Munas Alim Ulama dan Konbes 25 September 2021. (SM Banyumas/dok TV NU)
UMUMKAN MUKTAMAR KE 34 NU: Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj bersama Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar saat mengumumkan penyelenggaraan Muktamar ke 34 NU Desember mendatang saat Munas Alim Ulama dan Konbes 25 September 2021. (SM Banyumas/dok TV NU)

 

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Said Aqil Siradj menyatakan penyelenggaraan Muktamar ke 34 NU (Nahdlatul Ulama) akan diselenggarakan 23-25 Desember 2021 dengan memenuhi protokol kesehatan (prokes) ketat dan persetujuan Satgas Covid-19.

Pernyataan itu adalah hasil kesepakatan musyawarah bersama dengan Rais 'Am PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib 'Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad Helmi Faishal Zaini dalam sidang pleno Munas Alim Ulama dan Konbes NU Sabtu 25 September 2021.

"Demi menjaga martabat Nahdlatul Ulama dan keberlangsungan Munas dan Konbes ini secara tenang damai dan teduh, tadi saya mengambil prakarsa musyawarah bersama Rais 'Aam, Katib Aam dan Sekjen," jelas Kiai Said sebelum memberikan penjelasan waktu
pelaksanaan Muktamar ke-34 NU sebagaiman disiarkan di TV NU.

Baca Juga: Museum Soesilo Soedarman Serahkan Koleksi Foto Bersejarah Peresmian GOR Unsoed

Sementara itu dalam khutbah iftitahnya, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar memohon maaf kepada seluruh pengurus NU di semua tingkatan dan warga NU atas keterlambatan PBNU dalam menjalankan roda organisasi dan program NU akibat pandemi Covid-19.

Penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU ini sedianya akan dilaksanakan Oktober 2021 ini sebagaimana keputusan Konbes 2020 lalu, namun ternyata belum bisa dilaksanakan.

"Satu tahun kurang satu bulan amanat Muktamar ke-33 telah terlewatkan baik masa khidmat maupun programnya.

Baca Juga: Catat! Azis Syamsuddin Pernah Lakukan Uji Kepatutan dan Kelayakan Pimpinan KPK Sekarang

Manakala belum ada yang tuntas, itu keterbatasan atau keteledoran dari pengurus," katanya.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

Presiden Jokowi Nyatakan Biaya Haji Masih Belum Final

Kamis, 26 Januari 2023 | 10:11 WIB

108 Lembaga Pengelola Zakat Tercatat Tak Berizin

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:41 WIB

Lagi, Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 4,3

Selasa, 24 Januari 2023 | 09:44 WIB

Google Doodle Hari Ini Merayakan Tahun Baru Imlek

Minggu, 22 Januari 2023 | 08:15 WIB
X