Dari Praktik Pornografi di Medsos, Selebgram RR Kuda Poni Dapat Penghasilan Rp 25 Juta- Rp 50 Juta Per Bulan

- Selasa, 21 September 2021 | 08:23 WIB
Selebgram Bali berinisial RR atau Kuda Poni pelaku live bugil di medsos Manggo (berbaju oranye-red) dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus pornografi, di Mapolresta Denpasar, Bali Senin 20 September 2021.(SM Banyumas /Dok Polresta Denpasar)
Selebgram Bali berinisial RR atau Kuda Poni pelaku live bugil di medsos Manggo (berbaju oranye-red) dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus pornografi, di Mapolresta Denpasar, Bali Senin 20 September 2021.(SM Banyumas /Dok Polresta Denpasar)

 

DENPASAR, suaramerdeka-banyumas.com-Dari praktiknya live tanpa busana di media sosial dengan nama akun Kuda Poni, selebgram RR yang ditangkap Polresta Denpasar Jumat 17 September 2021, RR mendapatkan penghasilan Rp 25 juta hingga Rp 50 juta per bulan. 

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan saat rilis pengungkapan pelaku pornografi melalui medsos Mango secara live, yang digelar Polresta Denpasar Bali, Senin 20 September 2021 menjelaskan dari pengakuan pelaku ia telah 'berpraktek' live porno ini sudah sembilan bulan belakangan dengan keuntungan perbulannya sekitar Rp 25-50 juta setiap bulannya.

"Dari pengakuan pelaku ini juga ia tidak menerima booking order (BO) meski pada saat dia live banyak yang megajak BO tapi ditolak.

Baca Juga: Live Tanpa Busana di Medsos, RR Selebgram 'Kuda Poni' di Bali Digerebek Polisi

Dia hanya melakukan live pornografi, jadi kalau di-BO dia tidak mau," imbuh Kapolresta didampingi oleh Kepala Satreskrim Polresta Denpasar Bali, Komisaris Polisi Mikael Hutabarat, SH, SIK, MH, Senin 20 September 2021 sebagaimana diberitakan Indobalinews.pikiranrakyat.com dengan judul berita Kuda Poni, Selebgram Bali, Pelaku Live Bugil di Medsos Mengaku Tak Terima BO dari Luar.

Dan atas kasus ini, terduga pelaku dikenai Pasal 4 ayat (1) UU No 44 Tahun 2008 tentang pornorafi dan atau pasal 45 ayat (1) UU

No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Baca Juga: Turunnya Surat Al Falaq Turun di Mekah atau Madinah? Ini Penjelasannya

RR atau Kuda Poni saat digerebek polisi di Kota Denpasar, Bali pada Jumat 17 September 2021 Selebgram cantik ini dalam posisi bugil dan tengah live.

Tersangka RR ditangkap saat berada di apartemennya di Taman Pancing, Denpasar Selatan, sekitar pukul 02.00 WITA Jumat. Dia langsung dibawa ke Mapolresta Denpasar.

Kronologi penangkapannya sendiri, lanjut Jansen berawal dari informasi bahwa ditemukan ada berbau pornografi live di medsos Manggo yang dilakukan selegram dengan sebutan Kuda Poni.

Baca Juga: Operator dan Tenaga Pemeliharaan PLTA Mrica Dapat Prioritas Vaksinasi

Setelah dilakukan diketahui pelaku berada di Apartemen Kubu Mawar Residence di Jalan Taman Pancing Denpasar Selatan.

Atas hal tersebut pada hari Jumat tanggal 17 September 2021 pukul 02.00 WITA tim Sat Reskrim Polresta Denpasar melakukan penggrebekan aktifitas selegram tersebut yang mana saat penggrebekan pelaku sedang melakukan live pornografi dalam keadaan telanjang bulat ( bugil ) di medsos Manggo.

"Pelaku juga telah mengakui perbuatannya yang telah mempertontonkan aurat ( telanjang bulat ) secara live pada medsos Manggo dan mengakui memiliki akun atau ID di medsos Manggo atau Bigo untuk mencari penghasilan / keuntungan setiap harinya." katanya.(Shira Ade/indobalinews.pikiran-rakyat.com)

 

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

Bersama Santri, Partai Gelora Tanam 10 Juta Pohon

Selasa, 30 November 2021 | 07:22 WIB

Realisasi Pemulihan Ekonomi Nasional Sudah 65 Prosen

Selasa, 16 November 2021 | 01:16 WIB
X