Aturan Baru Perpanjangan PPKM: Anak 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Liga 2 Boleh Digelar

- Senin, 20 September 2021 | 20:22 WIB
PEDULI LINDUNGI: Seorang pengunjung bioskop CGV Cinema Purwokerto memindai barkode Peduli Lindungi sebagai syarat masuk ke bioskop mulai Kamis 16 September 2021 (SM Banyumas/Dian Aprilianingrum)
PEDULI LINDUNGI: Seorang pengunjung bioskop CGV Cinema Purwokerto memindai barkode Peduli Lindungi sebagai syarat masuk ke bioskop mulai Kamis 16 September 2021 (SM Banyumas/Dian Aprilianingrum)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com - Pemerintah menerapkan sejumlah penyesuaian dan aturan baru pada perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2-4, 21 September hingga 4 Oktober 2021.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden RI, Senin, 20 September 2021 malam mengemukakan, penyesuaian aturan tersebut berlaku untuk sejumlah sektor seiring perkembangan kasus Covid-19 yang semakin baik.

Di antaranya uji coba pembukaan pusat perbelanjaan mal bagi anak-anak di bawah usia kurang dari 12 tahun dengan pengawasan dan pendampingan orang tua.

"Yang akan diterapkan di Jakarta, Bandung, Semarang, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Surabaya," ujarnya.

Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Tidak Ada Level 4 di Jawa dan Bali

Selain itu, bioskop akan dibuka pada kabupaten/kota level 3 dan 2 dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Pengelola wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi serta penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Kategori kuning dan hijau dapat masuk di area bioskop, yang tadinya hanya hijau saja," ujarnya.

Selanjutnya, pemerintah mengizinkan pertandingan Liga 2 di daerah PPKM Level 3 dan 2 di kabupaten/kota level 3 dan 2 dengan maksimal delapan pertandingan per pekan.

Baca Juga: Catat, Ini Daftar Objek Wisata di Banyumas yang Sudah Diverifikasi

Selain itu, pemerintah juga mengizinkan restoran dan fasilitas olahraga di luar ruangan (outdoor) beroperasi. Namun, pengunjung lokasi dibatasi sampai 50 persen dari kapasitas.

"Restoran dan fasilitas olahraga yang sifatnya outdoor dapat beroperasi dengan kapasitas 50 persen," imbuhnya.

Berikutnya, pekerja perkantoran non esensial di wilayah kabupaten level 3 dapat bekerja secara Work From Office (WFO) dengan kapasitas maksimal 25 persen.

Ini berlaku bagi pegawai yang sudah vaksinasi dan harus sudah memakai QR PeduliLindungi.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bersama Santri, Partai Gelora Tanam 10 Juta Pohon

Selasa, 30 November 2021 | 07:22 WIB

Realisasi Pemulihan Ekonomi Nasional Sudah 65 Prosen

Selasa, 16 November 2021 | 01:16 WIB
X