Soal Adzan Dibuat Remix, Ini Tanggapan PBNU

- Senin, 20 September 2021 | 20:39 WIB

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Wakil Sekretaris Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Buchori Muslim MA memberi tanggapan soal viralnya video tayangan yang diduga lantunan adzan dibuat remix di kanal tivi Korea Selatan.

Menurutnya melihat isi berita tersebut ia menilai hal tersebut sangat tidak layak. 

Pasalnya dalam video tersebut tidak ada unsur Islaminya, malah banyak hal yang melanggar syariat.

Baca Juga: Aturan Baru Perpanjangan PPKM: Anak 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Liga 2 Boleh Digelar

"Ini kita melihat ada berita di mana di Korea Selatan ada sebuah TV channel yang menayangkan sebuah hiburan di mana di situ juga suaranya itu sangat kental dengan suara azan," jelasnya.e

Sebagaimana disiarkan di NU Channel, kejadian itu justru sangat melanggar syariat, karena kalimat-kalimat itu adalah kalimat mulia.

Kalimat itu dipilih tidak sembarangan karena Rasulullah menerima kalimat-kalimat (adzan) itu berdasarkan wahyu.  

Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Tidak Ada Level 4 di Jawa dan Bali

"Makanya kalau ada orang nyaman mempermainkan berarti ada masalah. Allah SWT dengan tegas menyatakan demikian perintah Alloh, barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Alloh berarti itu timbul dari ketaqwaan hati.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

Kompolnas Temukan Fakta Baru Soal Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:10 WIB

PSI Deklarasi Ganjar Pranowo jadi Capres 2024

Selasa, 4 Oktober 2022 | 07:19 WIB

Usai Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang Dicopot

Selasa, 4 Oktober 2022 | 05:35 WIB
X