Dugaan Korupsi Bupati Budhi Sarwono, KPK Dalami Pengaturan Proyek di Dinas PUPR Banjarnegara

- Jumat, 10 September 2021 | 21:02 WIB
PENYIDIK KPK: Salah seorang penyidik KPK di ruangan kantor penyedia aspal PT Sambas Wijaya di Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tenga, Rabu (11/8/2021).  (SMBanyumas/Ryan Rachman)
PENYIDIK KPK: Salah seorang penyidik KPK di ruangan kantor penyedia aspal PT Sambas Wijaya di Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tenga, Rabu (11/8/2021). (SMBanyumas/Ryan Rachman)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami dugaan pengaturan pengerjaan proyek dalam kasus tindak pindana korupsi (TPK) Pengadaan Barang dan Jasa di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2017-2018 dengan tersangka Bupati Banjarnegara non aktif Budhi Sarwono dan Kedy Afandi.

Saksi yang diperiksa antara lain Direktur CV Karya Bhakti, Nursidi Budiono. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Perwakilan BPKP DI Yogyakarta, Kamis, 9 September 2021.

"Nursidi yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya perintah dari Tsk BS untuk melakukan pengaturan dalam hal persyaratan lelang yang harus memiliki surat rekomendasi atau dukungan ready mix bagi calon pemenang lelang untuk mengerjakan paket pekerjaan di Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2017 sampai dengan 2018," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat, 10 September 2021.

Baca Juga: 36 Kepala Daerah di Jateng  Diminta Jauhi Korupsi, Ini Alasan KPK

Selain Nursidi, Penyidik KPK juga memeriksa Presiden Direktur PT Adi Wijaya, Hadi Suwarno; Direktur CV Puri Agung Siti Rustanti; Sopir PT Bumi Redjo, Mistar dan Direktur Utama PT Sutikno Tirta Kencana.

Tim Penyidik terus mendalami keterangan para saksi yang telah hadir tersebut. Di antaranya terkait adanya dukungan dari PT SW (Sambas Wijaya) bagi peserta lelang yang akan mengikuti lelang proyek paket pekerjaan di Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2017-2018.

Sementara pada Rabu, 8 September 2021 masih di tempat yang sama, Tim Penyidik juga telah memeriksa saksi Komisaris PT Sambas Wijaya, Eling Purwoko.

Dia diperiksa terkait dengan dugaan adanya kewajiban berupa surat dukungan dari PT SW bagi para peserta lelang untuk mengerjakan paket pekerjaan di Kabupaten Banjarnegara tahun 2017-2018.

Baca Juga: Ini Lima Modus Korupsi Kepala Daerah Menurut KPK

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X