Ini Kronologi Dugaan Penipuan Penjualan Tiket Konser Coldplay

- Jumat, 19 Mei 2023 | 20:36 WIB
Bareskrim Polri memberikan tips agar terhindar dari penipuan tiket konser Coldplay.   (Instagram/@ccicpolri)
Bareskrim Polri memberikan tips agar terhindar dari penipuan tiket konser Coldplay. (Instagram/@ccicpolri)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com- Kerugian akibat dugaan penipuan konser band Coldplay mencapai puluhan juta rupiah mengundang perhatian warga dan kini dilaporkan ke polisi pada Jumat 19 Mei 2023. 

Kuasa hukum dari para korban, Zainul Arifin mengatakan laporan dugaan penipuan ini telah disampaikan ke Bareskrim Polri. 

Zainul membuat laporan ini mewakili 14 korban penipuan dengan perkiraan kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Juga: Siswa MTs Pakis Cilongok Akan Terbitkan Novel

Adapun kronologi penipuan penjualan tiket konser Coldplay ini dilaksanakan sejumlah media sosial seperti Twitter, Instagram hingga Telegram.

Kejadian penipuan penjualan tiket melalui media sosial ini sudah jamak terjadi.

“Karena bagaimanapun juga pola-pola seperti ini sudah sering terjadi karna di beberapa korban kita,” katanya.

“Modus penipuan, jadi kita juga menduga ya, mencurigai ini ada oknum yang bermain juga di beberapa promotor tiket. Karena kenapa? Tidak berselang beberapa detik, war itu dibuka itu langsung close. Maka, dari itu kita mencurigai barangkali ada oknum yang didalam itu bermain,” ucapnya sebagaimana dikutip dari laman PMJ News.

Baca Juga: Korban Penipuan Penjualan Tiket Konser Coldplay Rugi Sampai Rp 50 Juta

“Pola-pola ini setelah ditelusuri ternyata namanya satu orang dan beberapa teman sindikat mereka dan ada juga beberapa nama akun bank yang sama seperti Mandiri dan BCA,” katanya.

Lebih lanjut, dalam laporan yang dibuat dan diterima dengan nomor yang teregister LP/B/106/V/2023/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 19 Mei 2023 dengan barang bukti seperti KTP pelapor, bukti transfer, nomor akun bank dan handphone pelaku, serta bukti chat antara pelapor dan terlapor.

Pasal yang disangkakan terhadap terlapor yakni Pasal 45A Jo Pasal 28 ayat (1) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 378 KUHP, Pasal 3, Pasal 5 dan Pasal 10 UU Nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU.***

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X