Membangun Konektivitas Mengakselerasi Perekonomian di Segitiga Emas

- Rabu, 23 November 2022 | 15:03 WIB
Pekerja proyek sedang mengerjakan pengaspalan jalan alternatif Baturraden - Serang, Purbalingga.  (foto dok)
Pekerja proyek sedang mengerjakan pengaspalan jalan alternatif Baturraden - Serang, Purbalingga. (foto dok)

LALU lalang truk bermuatan material batu split melintasi pintu gerbang Wana Wisata Pawali Baturraden, Senin 15 November 2022.

Arus lalu lintas di jalan itu tampak ramai bukan oleh orang berwista, melainkan sedang ada pengaspalan jalan alternatif Baturraden-Serang, Purbalingga.

Pengaspalan jalan dimulai dari pertigaan Pancuran Tujuh, Baturraden sampai Serang, Purbalingga.

Jalan alternatif sepanjang 30 kilometer tersebut cukup vital untuk membuka konektivitas tiga kabupaten, yaitu Banyumas, Purbalingga dan Semarang.

Jalan alternatif Baturraden-Serang, Purbalingga memiliki panjang 14,5 kilometer, sedangkan Serang-Belik, Pemalang sepanjang 15,5 kilometer.

Sebelumnya jalan alternatif ini kondisinya rusak parah. Bertahun-tahun diabaikan tidak ada perbaikan.

Meskipun demikian, para pedagang dari Pemalang maupun warga sekitar kerap memanfaatkan jalan alternatif tersebut karena jaraknya lebih dekat ke lokasi tujuan.

Baca Juga: Ini Rekomendasi Film yang Dibintangi Reza Rahadian, Ketua FFI 2022

Jalur tersebut dapat mendukung mobilitas ekonomi wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga dan Pemalang baik menuju pasar tradisional untuk menjual hasil pertanian maupun lokasi wisata di tiga kabupaten.

Halaman:

Editor: Puji Purwanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyemai Asa, Mewujudkan Cita-cita

Sabtu, 8 Oktober 2022 | 23:19 WIB

Kepala Kantor Kemenag Grobogan Ditemukan Gantung Diri

Selasa, 27 September 2022 | 11:47 WIB
X