Perhatian, Polda Jateng Terapkan Tilang Sistem Poin, Begini Perhitungannya

- Kamis, 27 Oktober 2022 | 22:15 WIB
Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan (Istimewa)
Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan (Istimewa)

SEMARANG, suaramerdeka-banyumas.com - Kurangi terjadinya pelanggaran lalu lintas, Polda Jateng memberlakukan pengurangan poin bagi pelanggar lalu lintas. Pemegang SIM akan memiliki 12 poin, yang akan dikurangi setiap melakukan pelanggaran lalu lintas. Sanksi lain bagi pelanggar lalu lintas bahkan sampai pencabutan SIM secara permanen.

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan di sela acara Konsinyering bersama Jasa Raharja di Hotel Gumaya, Kamis 27 Oktober 2022 menjelaskan sedang membuat konsep untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas berulang, yang diwujudkan dalam merit poin.

Baca Juga: Optimalkan Pemberdayaan dan Pendampingan UMKM, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan

“Jadi setiap pemilik SIM di awal akan memiliki 12 poin. Poin tersebut akan berkurang jika pemilik SIM tersebut melakukan pelanggaran lalu lintas. Jika pelanggaran ringan akan dikurangi 1 poin, pelanggaran sedang 3 poin, pelanggaran berat yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan akan dikurangi 5 poin. Jadi nanti kalau poin nya habis akan dicabut SIMnya dan harus melalukan ujian SIM lagi,” ujar Brigjen Aan dalam siaran pers tertulis.

Lebih lanjut menurutnya, ada juga jenis pelanggaran yang langsung menghabiskan poin. “Kalau kasus tabrak lari akan langsung habis 12 poin dan SIM nya bisa dicabut permanen,” tegasnya.

Sementara Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryo Nugroho saat mendampingi Dirgakkum Korlantas mengatakan, merit poin sudah dijalankan di wilayah hukum Polda Jateng

Baca Juga: Rayakan 17 Tahun Berkolektif, Komunitas Indie Heartcorner Collective Gelar Pameran Arsip

“Jadi di Jawa Tengah proses sudah berjalan dan sudah dimulai di Polda Jateng karena dari Korlantas sudah lama menentukan seperti itu jadi di wilayah tinggal menjabarkan. Kita harap tidak ada pelanggaran lalu lintas yang dilakukan masyarakat sehingga tidak ada poin-poin yang harus diberikan,” jelasnya.

Selain itu, Ditlantas Polda Jateng juga tengah mengujicoba pemakaian drone untuk merekam pelanggaran lalu lintas. “Bahwa ETLE itu ada yang statis dan ada yang mobile, jadi (penggunaan Drone) ini hanya salah satu mekanisme saja. Di Jawa Tengah sedang uji coba ETLE yang terkoneksi dengan Drone. Nanti setelah clear dengan Asosiasi Pilot Drone Indonesia, akan kami paparkan di Korlantas,” tuturnya.***

Editor: Gayhul Dhika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X