Pangkas Rantai Distribusi, Mendorong Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Petani

- Rabu, 29 Juni 2022 | 22:53 WIB
Pekerja di Farm Market Desa Banjarsari Wetan merawat tanaman sayuran. (SMBanyumas/Puji Purwanto)
Pekerja di Farm Market Desa Banjarsari Wetan merawat tanaman sayuran. (SMBanyumas/Puji Purwanto)

PAGI itu cuaca tampak cerah. Paparan sinar matahari mengiringi aktivitas para pekerja di lahan tanaman hortikultura di Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.

Mereka bekerja melakukan perawatan tanaman mulai dari menyiangi rumput, memasang ajir serta memangkas tanaman kering agar lahan pertanian terlihat bersih dan rapi.

Perawatan lahan tanaman hortikultura rutin dilakukan tiap empat hari sekali, pada Senin hingga Kamis, sehingga Jumat sampai Minggu lahan pertanian siap menerima para pengunjung yang datang untuk membeli sayuran dengan cara memetik sendiri.

Lahan tanaman hortikultura seluas 3,8 hektar itu telah dijadikan sebagai Farm Market atau Pasar Pertanian untuk memasarkan komoditas sayur-mayur, seperti oyong, tomat, terung, labu madu, cabai, melon dan lain-lain kepada masyarakat yang dikemas dalam eduwisata.

Farm Market hasil sinergi antara pemerintah desa, gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan BUMDes Sari Makmur. Dalam hal ini, peran pemerintah desa sebagai penyedia lahan, kemudian petani sebagai pengelola lahan pertanian dan BUMDes pengelola Farm Market mulai dari tiket masuk, transaksi sayuran maupun retribusi parkir.

Farm Market yang telah dibuka sejak 6 Februari 2022 memiliki tagline, "Ora Nandur Ngundhuh" (tidak menanam panen). Tagline mengandung filosofi saling menguntungkan bagi semua unsur, sehingga akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan ekonomi petani.

Menurut Ketua Gapoktan Sumber Rejeki Desa Banjasari Wetan, Soca Subrata, kebedaraan Farm Market untuk memangkas rantai distribusi komoditas hortikultura ke konsumen.

Sebelumnya, para petani menjual produk pertaniannya ke tengkulak. Harga ditentukan oleh tengkulak, bahkan nilai jualnya rendah. Ini tentu kurang menguntungkan bagi petani yang memproduksi komoditas hortikultura.

Baca Juga: Petani Panembangan Buktikan Minapadi Menguntungkan

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepala Kantor Kemenag Grobogan Ditemukan Gantung Diri

Selasa, 27 September 2022 | 11:47 WIB

Ini Kronologi Hilangnya ASN Bapenda Kota Semarang

Minggu, 11 September 2022 | 07:44 WIB
X