Tingkatkan Imun Ternak di Masa Wabah PMK, Peternak Blora Buat Racikan Jamu Anti PMK, Berikut Bahan-bahannya...

- Selasa, 28 Juni 2022 | 08:48 WIB
WAGUB Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat melihat kondisi ternak sapi di Blora Senin 27 Juni 2022 .(SM Banyumas/Dok pemprov Jateng)
WAGUB Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat melihat kondisi ternak sapi di Blora Senin 27 Juni 2022 .(SM Banyumas/Dok pemprov Jateng)
BLORA, suaramerdeka-banyumas.com- Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi peternak Blora yang berinovasi membuat ramuan atau racikan jamu anti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang kini marak menyerang ternak jelang Idul Adha ini. 
 
“Karena kemarin vaksin PMK belum turun dan sapinya terpapar, maka warga berinovasi dengan mencoba membuat ramuan tradisional.
 
Bahan bakunya ada jahe, daun binahong, pace, dan lainnya. Ramuan ini dibuat untuk menanggulangi PMK,” kata Gus Yasin, sapaan wagub, di sela tinjauan peternakan sapi di Kelurahan Jepangrejo Kecamatan Blora, Senin 27 Juni 2022 sebagaimana dikutip Suara Merdeka Banyumas dari laman resmi Pemprov Jateng. 
 
 
Gus Yasin berharap, mengapresiasi inovasi ramuan tradisional yang mendapat dukungan dan dampingan dari Pemkab Blora tersebut.
 
Ia berharap agar racikan ramuan jamu anti PMK ini dapat ditularkan kepada peternak-peternak di Blora dan sekitarnya.
 
Selain prosesnya mudah, bahan baku mudah didapat, serta relatif aman dikonsumsi oleh hewan ternak, terutama sapi.
 
 
Pemberian jamu atau ramuan tradisional, yang berkhasiat meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh hewan ternak, agar terhindar dari paparan PMK.
 
Racikan Berbagai Rempah
 
Para peternak Blora ini meracik 'jamu anti PMK' berbagai jenis rempah seperti jahe, daun binahong, buah pace, dan lainnya, hingga menjadi jamu yang dipercaya dapat meningkatkan imunitas sapi. 
 
Dalam tinjauan itu, wagub didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng Agus Wariyanto, Bupati Blora Arief Rohman, dan pejabat terkait lainnya, melihat langsung kondisi sapi dan berdialog dengan peternak.
 
 
Dalam kesempatan tersebut, wagub juga menyerahkan secara simbolis boks berisi vaksin dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin PMK sapi, sebagai tanda dimulainya vaksinasi PMK di Blora.
 
Disebutkan, Pemprov Jateng sudah mendistribusikan 75 ribu vaksin PMK ke 35 kabupaten dan kota se-Jateng, termasuk ke Kabupaten Blora sebanyak 11 ribu vaksin.
 
Wilayah itu mendapatkan vaksin terbanyak dibanding daerah lain se-Jateng, karena kesiapan tenaga medis dan populasi sapi di Blora yang tinggi.
 
 
Seiring maraknya penularan PMK di berbagai daerah di Indonesia, wagub mengimbau kepada peternak yang akan menjual hewan ternak, untuk mengecek kondisi kesehatan hewannya.
 
Apabila mengalami gejala yang mengarah pada PMK, harus segera melapor ke petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat.
 
“Untuk lebih aman kita jaga bareng-bareng. Dan kalau ada yang mati jangan dibuang begitu saja karena ada aturannya, yaitu dikubur,” tandasnya. ***

Editor: Susanto

Sumber: Pemprov Jateng

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menabur Asa Menuju Petani Gula Sejahtera

Senin, 18 Juli 2022 | 23:46 WIB
X