Tiap Hari Ada Tiga Janda Baru di Kabupaten Rembang, Paling Banyak Muncul Pasca Lebaran Kemarin

- Selasa, 7 Juni 2022 | 08:10 WIB
TINGGINYA angka peceraian di Kabupaten Rembang membuat fenomena janda baru banyak muncul (SM Banyumas/Dok pixabay)
TINGGINYA angka peceraian di Kabupaten Rembang membuat fenomena janda baru banyak muncul (SM Banyumas/Dok pixabay)

REMBANG, suaramerdeka-banyumas.com- Tiap hari rata-rata ada tiga perempuan di Kabupaten Rembang berganti status menjadi janda baru usai menjalani proses hukum di Pengadilan Agama Rembang

Panitera PA Rembang, Nur Aziroh, mengatakan dari kasus perceraian paling dominan yang mengajukan cerai atau gugatan adalah pihak perempuan.

Data Pengadilan Agama (PA) Rembang pada 6 Juni 2022 menyebutkan ada 563 kasus perceraian telah diputuskan oleh pengadilan agama sejak Januari hingga Mei 2022.

 

Persentasinya adalah sekira 75 persen yang mengajukan gugatan cerai adalah perempuan, sedangkan 25 persen laki-laki.

Baca Juga: Ibu Duduk Manis Asyik Menyanyi, Anak Berkeliling Mengemis, Semalam Bisa Dapat Rp 100 Ribu

Artinya dari 563 janda baru, 422 di antaranya sebagai pihak yang memang menggugat ingin bercerai dari suaminya.

Ia menyebutkan, kebanyakan penyebab perceraian atau kemunculan janda baru di Rembang adalah faktor ekonomi.

Kebanyakan dari mereka ingin instans mendapatkan pendapatan ekonomi yang lebih baik.

Baca Juga: PPDB Online SMP di Banyumas Diikuti 126 Sekolah, Ini Tahapannya !

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Suara Merdeka Muria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menabur Asa Menuju Petani Gula Sejahtera

Senin, 18 Juli 2022 | 23:46 WIB
X