Pledoi Dibacakan Sendiri, Bupati Banjarnegara Nonaktif Sebut Tuntutan Jaksa KPK Tak Sesuai Fakta

- Rabu, 1 Juni 2022 | 17:02 WIB
SIDANG PEMBACAAN PLEDOI: Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono membacakan sendiri pembelaannya (pledoi) dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa 31 Mei 2022 . (SM-banyumas/dok-)
SIDANG PEMBACAAN PLEDOI: Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono membacakan sendiri pembelaannya (pledoi) dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa 31 Mei 2022 . (SM-banyumas/dok-)

Budhi mengaku, selama menjabat tak pernah menerima fee atau uang dari para kontraktor. Termasuk dari terdakwa 2 Kedy Afandi.

Pengakuannya ini juga sejalan dengan minimnya bukti-bukti yang bisa ditunjukkan jaksa
dalam persidangan.

“Tidak ada bukti maupun pernyataan saksi di persidangan yang menerangkan bahwa saya menerima gratifikasi,” tegasnya.

Baca Juga: Alasan Mengapa Momonosuke Menunda Membuka Wano

Dalam pledoinya, Budhi dengan tegas juga menolak disebut turut serta dalam kegiatan proyek pemborongan, pengadaan, atau persewaan proyek, sebagaimana dakwaan kesatu Pasal 12 huruf i Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Tak Berdasar

Budhi mengungkapkan, ia tidak mempunyai perusahaan yang diikutsertakan dalam pengadaan di Banjarnegara.

Selama ini, yang punya perusahaan adalah ayah dan keluarga Budhi.

Baca Juga: Sejarah Pancasila, Ini Hubungan Pancasila dengan Islam Sesuai Hasil Munas Alim Ulama NU Situbondo 1983

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyemai Asa, Mewujudkan Cita-cita

Sabtu, 8 Oktober 2022 | 23:19 WIB
X