Banjir Rob di Pesisir Pantai Utara, Sejumlah Pemukiman Warga Tergenang Air Setinggi 1,2 Meter

- Rabu, 25 Mei 2022 | 11:49 WIB
Sejumlah wilayah di Kota Pekalongan tergenang air akibat banjir rob di sepanjang pantai utara. (foto dok jatengprov.go.id)
Sejumlah wilayah di Kota Pekalongan tergenang air akibat banjir rob di sepanjang pantai utara. (foto dok jatengprov.go.id)

 

PEKALONGAN, suaramerdeka-banyumas.com – Kawasan pemukiman warga tergenang air setinggi 1,2 meter akibat banjir rob di sepanjang pesisir pantai utara Jawa Tengah, Senin 23 Mei 2022.

Banjir rob disebabkan gelombang pasang mulai pukul 13.00-17.00 WIB.

Air laut masuk ke muara sungai di Kota Pekalongan, seperti Sungai Meduri, Loji, Banger, dan Gabus.

Kenaikan air laut, khususnya di sisi barat Sungai Loji menyebabkan banjir di beberapa wilayah, di antaranya Kelurahan Panjang Wetan dan Bugisan, Klego, Kauman serta sebagian Kelurahan Krapyak.

Sedangkan aliran Sungai Meduri limpasan berdampak pada wilayah Kelurahan Pasirkratonkramat dan Kelurahan Tirto.

"Ditambah dengan rusaknya tanggul/shetpel di Gang 12 Tirto sepanjang 13 meter," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Dimas Arga Yudha seperti dilansir banyumas.suaramerdeka.com dari laman jatengprov.go.id, Rabu 25 Mei 2022.

Baca Juga: Cek Banjir Rob di Semarang, Ganjar Pranowo Minta Pemda Siapkan Posko Darurat

Sementara limpasan rob di Sungai Banger maupun Gabus berdampak pada pemukiman warga di wilayah Kelurahan Degayu dan Gamer, serta menimbulkan banjir di wilayah yang berbatasan langsung dengan pesisir pantai, yakni Kelurahan Panjang Baru dan krematorium.

Dimas menjelaskan, ketinggian air di beberapa wilayah relatif beragam, antara lain 30-50 sentimeter di Kelurahan Degayu Tirto 40-90 sentimeter.

Halaman:

Editor: Puji Purwanto

Sumber: jatengprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyemai Asa, Mewujudkan Cita-cita

Sabtu, 8 Oktober 2022 | 23:19 WIB
X