Ke Lokasi Banjir Tambak, Gubernur Paatikan Semua Pengungsi Korban Banjir Bisa Tertangani Dengan Baik

- Kamis, 17 Maret 2022 | 07:04 WIB
GUBERNUR jateng Ganjar Pranowo bersama pengungsi korban banjir di Desa Gebangsari Kecamatan Tambak, Rabu sore 16 Maret 2022.(SM Banyumas/dok)
GUBERNUR jateng Ganjar Pranowo bersama pengungsi korban banjir di Desa Gebangsari Kecamatan Tambak, Rabu sore 16 Maret 2022.(SM Banyumas/dok)

 
BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo minta kepada pemerintah daerah dan BPBD-nya yang dilanda bencana  banjir supaya bisa menangani pengungsi dengan baik.
 
Hal itu disampaikan saat  mengecek pengungsi korban banjir di Desa Gebangsari Kecamatan Tambak, Rabu sore 16 Maret 2022.
 
Lokasi pertama yang didatangi Ganjar dengan didampingi Bupati Banyumas Achmad Husein adalah tempat pengungsian. 
 
 
Di lokasi tersebut gubernur ingin memastikan semua pengungsi bisa tertangani dengan baik. 
 
Dengan teliti, Ganjar mengecek kelaikan tempat tidur, kesehatan pengungsi hingga mengecek dapur umum dan menu yang disajikan.
 
“Gimana bu kabarnya? Sehat? Sudah makan apa belum? Lauknya enak apa tidak?” begitu p Ganjar bertanya  setiap bertemu pengungsi.
 
 
Kepada  pengungsi, ia memastikan tidak ada yang kekurangan. Ia juga menghibur para pengungsi, dan membagikan mainan kepada anak-anak yang ada di sana.
 
“Nek lawuhe ora enak ngomong nggih bu (kalau lauknya tidak enak bilang ya bu). Dijaga kesehatannya, mudah-mudahan banjirnya lekas surut, sehingga bisa pulang,” ucapnya.
 
Pengungsi itu nampak semringah dikunjungi Ganjar. Tak tampak kesedihan di raut wajah mereka, meskipun sedang ada di pengungsian.
 
 
Terkait kondisi bencana, Ganjar mengatakan, banjir yang terjadi di Banyumas dan Kebumen serta Cilacap bagian timur ini  berada di area perbatasan. 
 
Lokasinya bersebelahan dan penyebabnya sama karena tanggul sungai jebol dan posisi wilayah tersebut lebih rendah dari permukaan air laut (laut selatan).
 
“Ini kan perbatasan, jadi dua daerah yang terdampak. BBWS sudah nemu dua titik jebolnya sungai. Kalau sehari atau dua hari ini hujan reda, bisa segera ditangani. BBWSO sudah turun tangan langsung,” ucapnya.
 
 
Sebelum ke Banyumas, katanya, ia juga sudah mengecek para pengungsi yang ada di Purworejo dan Kebumen. Semua pengungsi dalam kondisi sehat dan stok logistik masih terpenuhi.
 
“Warga di pengungsian saya tanya sehat semuanya, masih bisa bercanda dan stok logistik aman. Mudah-mudahan mereka tenanglah, biar semuanya kita yang urus,” imbuhnya.
 
Ganjar juga mengapresiasi banyaknya relawan yang membantu penanganan bencana.
 
 
Tak hanya relawan BPBD, sejumlah relawan dari kelompok masyarakat, seperti MDMC Muhammadiyah, pemuda NU, Bagana, Pramuka dan lainnya.
 
“Saya sampaikan terima kasih banyak, ada kelompok masyarakat yang membantu. Saya lihat ada dari NU, Muhammadiyah, dan banyak dari masyarakat membantu. Saya senang, gotong royong berjalan dengan baik,” katanya.***
 
 

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepala Kantor Kemenag Grobogan Ditemukan Gantung Diri

Selasa, 27 September 2022 | 11:47 WIB

Ini Kronologi Hilangnya ASN Bapenda Kota Semarang

Minggu, 11 September 2022 | 07:44 WIB
X