Soal Wadas, Ketua PBNU Gus Yahya Minta Semua Pihak Tak Tergesa-gesa Mempolitisasi

- Jumat, 11 Februari 2022 | 15:38 WIB
Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf (SM Banyumas/tangkapan layar video)
Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf (SM Banyumas/tangkapan layar video)


JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Ketua Tanfidzyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf meminta semua pihak tidak mempolitisasi kejadian di Desa Wadas, Kecamatan  Bener Kabupaten Purworejo menjadi masalah antara pemerintah dan rakyat. 

Hal itu disampaikanya di sela kegiatan Musyawarah Kerja Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah pada Jumat 11 Februari 2022. 

Menurut Gus Yahya begitu ia akrab disapa, masalah yang ada di Wadas, dibutuhkan adanya perbaikan komunikasi pemerintah dan warga sehingga masalah yang ada di Wadas dapat diselesaikan sebaik-baiknya. 

Baca Juga: Mahfud MD: Pengukuran Tanah Lahan Tambang di Wadas Purworejo Akan Tetap Dilanjutkan

"Karena memang ada hal-hal yang harus dlakukan pemerintah, terkait dengan agenda besar untuk kepentingan seluruh bangsa dan di sisi lain ada hak-hak seluruh warga terkait dengan pelaksanaan agenda itu juga harus diperhatikan," jelasnya.

Untuk itulah menurut Gus Yahya, kita tak perlu tergesa-gesa dengan mempolitisasi masalah ini sebagai masalah pemerintah dengan rakyat yang berlebih-lebihan.

Yang dibutuhkan justruk adalah pencarian jalan keluar.

Baca Juga: Menko Polhukam Mahfud MD: Jangan Terprovokasi, Wadas Tenang dan Damai

"NU Insyaallah siap akan terus hadir mendampingi rakyat di satu sisi dan di sisi lain melancarakan komunikasi pemerintah dan rakyat. Kemarin sudah mengirim sejumlah kader," katanya. 

Gus Yahya menegaskan PBNU telah mengirimkan LBH NU untuk masyarakat Wadas

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X