Ini Penjelasan Kapolda Jateng Soal Isu yang Berkembang pada Kejadian Wadas Purworejo

- Rabu, 9 Februari 2022 | 15:36 WIB
Kapolda Jateng Bantah Terjunkan Ribuan Polisi Kepung Desa Wadas Kabupaten Purworejo (Foto: Humas Pemprov Jateng)
Kapolda Jateng Bantah Terjunkan Ribuan Polisi Kepung Desa Wadas Kabupaten Purworejo (Foto: Humas Pemprov Jateng)

PURWOREJO, suaramerdeka-banyumas.com-Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan penjelasan kronologi dan meluruskan isu yang berkembang di lokasi pengukuran lahan tambang di Desa Wadas Kabupaten Purworejo yang viral di media. 

Sebagaimana disampaikan pada konferensi pers di Aula Mapolres Purworejo pada Rabu 9 Februai 2022, Kapolda menyampaikan bahwa sebelum dilakukan kegiatan pengukuran di Desa Wadas, telah dilakukan rapat koordinasi melibatkan Gubernur Jateng, Pangdam, pihak BWSO, BPN, Kementerian PUPR dan lain sebagainya demi mencegah terjadinya kesalahan penindakan di lapangan.

Kapolda Jateng juga meluruskan isu-isu yang berkembang di masyarakat melalui media sosial (medsos) pada saat berlangsungnya kegiatan pengukuran lahan di Desa Wadas.

Baca Juga: Konferensi Pers Soal Pengukuran Lahan Desa Wadas, Ganjar Sampaikan Manfaat Bendungan Bener

"Terkait (isu) ribuan polisi bersenjata lengkap mengepung kampung, menangkapi wanita, anak-anak dan lansia, serta adanya orang hilang, semuanya akan saya terangkan saat ini," ujar Ahmad Luthfi.

Terkait isu pertama, Kapolda menyampaikan bahwa kegiatan personil saat itu adalah mendampingi petugas dari BPN untuk melakukan pengukuran lahan milik warga Desa Wadas yang setuju agar tanahnya dibebaskan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh pemilik lahan demi kepastian proses pengukuran.

Baca Juga: Menteri Pendidikan Nasional Era Gus Dur Prof Yahya Muhaimin Meninggal Dunia

"Karena area sangat luas kurang lebih 114 hektar, ada 10 tim dari BPN yang melakukan pengukuran, dan setiap tim didampingi oleh sekitar 20an personil.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X