Libur Nataru, Pemudik di Jateng Wajib Didata

- Senin, 27 Desember 2021 | 13:18 WIB
VAKSINASI MASSAL: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di GOR Satria Purwokerto, Jumat (6/8/2021) (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)
VAKSINASI MASSAL: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di GOR Satria Purwokerto, Jumat (6/8/2021) (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)

SEMARANG, suaramerdeka-banyumas.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengimbau pemudik yang masuk wilayah Jateng saat libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) untuk didata. 

Meski saat ini pemerintah telah mengimbau untuk tidak melakukan mudik karena masih masa Pandemi Covid-19.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menginstruksikan seluruh jajaran hingga RT/RW yang warganya datang dari perantauan untuk dicatat dan dipantau.

Pencatatan meliputi dari mana mereka melakukan perjalanan, status vaksinasi serta alamat tempat tinggal.

Baca Juga: Ini Hasil Seleksi CPNS Kementerian Agama Tahun 2021 dan Link Pengumumannya

"Saya himbau masyarakat untuk tidak melakukan mudik. Tapi kalau masyarakat tetap memaksa mudik, maka akan didata atau dicatat mulai dari rekam perjalanan hingga vaksinasi," katanya.

Ganjar menambahkan, arah masuk Provinsi Jawa Tengah baik dari barat (Jakarta) maupun timur (Surabaya) akan dilakukan penyekatan.

Hal tersebut menurut Ganjar untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 khususnya varian Omicron.

"Nanti dari arah Jakarta dan Surabaya kita lakukan penyekatan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 khususnya varian Omicron," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemprov Jateng Terima 205 Aduan THR

Senin, 9 Mei 2022 | 14:58 WIB

PSI Jateng Bagikan 10 Ton Sembako

Senin, 25 April 2022 | 14:48 WIB

Digagas Usulan Pemekaran Provinsi Jawa Selatan

Rabu, 30 Maret 2022 | 07:12 WIB
X