Soal Bahaya Lahar Gunung Merapi, Ganjar Minta Aktivitas Penambangan Pasir Dihentikan

- Rabu, 8 Desember 2021 | 06:19 WIB
Gunung Merapi (SM Banyumas/twitter @BPPTKG)
Gunung Merapi (SM Banyumas/twitter @BPPTKG)

 

SEMARANG, suaramerdeka-banyumas.com-Aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang masih belum stabil patut diwaspadai masyarakat khususnya para penambang pasir di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

Terkait hal itulah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memperingatkan pada semua masyarakat untuk menghentikan aktivitas penambangan.

Sebab, dengan curah hujan yang sangat tinggi ini, potensi bahaya lahar pada semua sungai yang berhulu di Merapi sangat membahayakan.

Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, Ganjar Pranowo Ingatkan Warga Lereng Gunung Merapi Untuk Waspada

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolda untuk kita tertibkan. Mulai hari ini saya peringatkan, di tengah kondisi curah hujan makin tinggi, maka yang di sekitar Merapi khususnya aliran-aliran sungai tolong berhenti menambang. Baik yang legal apalagi ilegal, saya minta anda semua minggir dulu dari wilayah itu karena berbahaya,” tegasnya sebagaimana dilansir dari laman resmi Pemprov Jateng.

Menurut Ganjar, sudah ada kejadian ada korban akibat banjir lahar di sungai Merapi. Pihaknya meminta semua tidak boleh mengabaikan faktor keselamatan itu.

“Ini peringatan saya untuk kesekian kali. Setelah ini kami akan menggelar operasi untuk menertibkan,” pungkasnya. 

Baca Juga: Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru, Jateng Kirim 50 Relawan dan Logistik Senilai Rp 933 Juta

Seperti diketahui, berdasarkan pantauan, lanjut Ganjar, pertumbuhan kubah lava di Gunung Merapi masih terjadi. Guguran awan panas juga masih berlangsung, karena sampai saat ini akumulasi tekanan magma dan sulai magma dari dalam masih berlangsung.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepala Kantor Kemenag Grobogan Ditemukan Gantung Diri

Selasa, 27 September 2022 | 11:47 WIB

Ini Kronologi Hilangnya ASN Bapenda Kota Semarang

Minggu, 11 September 2022 | 07:44 WIB
X