Ganjar Pranowo Minta Masyarakat Tak Cuti dan Larang ASN Mudik Nataru

- Senin, 22 November 2021 | 20:02 WIB
GUBERNUR Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (SM Banyumas/Dok laman resmi pemprov Jateng)
GUBERNUR Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (SM Banyumas/Dok laman resmi pemprov Jateng)

SEMARANG, suaramerdeka-banyumas.com-Untuk mencegah mobilitas tinggi dan lonjakan kasus Covid-19 selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta masyarakat tak cuti dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jawa Tengah tidak mudik.

“Nggak ada cuti (Cuti Nataru, red), liburnya dua hari itu saja. Bekerja saja, biar tidak ada mobilitas tinggi. ASN nggak boleh mudik,” tegasnya seusai melantik pejabat fungsional Pemprov Jateng di Gradhika Bhakti Praja, Jumat 19 Nopember 2021 sebagaimana dikutip dari laman resmi Pemprov Jateng.

Terkait kemungkinan penyekatan arus lalu lintas di Jawa Tengah, Ganjar mengatakan belum melakukan kebijakan itu. Namun kalau terjadi peningkatan, bukan tidak mungkin pihaknya melakukan tindakan kondisional untuk mengatur traffic.

Baca Juga: Turun dengan Skuad Terbaik, PSCS Cilacap Wajib Kalahkan Persijap

“Tempat wisata juga sama, akan kita batasi. Kalau nanti diberlakukan PPKM level 3 kan otomatis ketentuan-ketentuan akan lebih ketat lagi,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, pemerintah pusat berencana menerapkan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia. Penerapan itu akan dilaksanakan selama libur Natal dan tahun baru (Nataru). Dengan begitu, maka sejumlah pengetatan akan kembali diberlakukan.

Terkait hal itu, Ganjar menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih menunggu surat edaran (SE) dari Kementerian Dalam Negeri, yang mengatur pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh Indonesia, selama libur natal dan tahun baru (Nataru).

Baca Juga: Hari Pohon Jadi Momen Berbagi Pohon dan Sosialisasi Disiplin Protokol Kesehatan

Kendati begitu, Ganjar menyatakan pihaknya sudah mencermati apa yang sudah disampaikan Menko PMK, di mana kebijakan itu diambil untuk mencegah mobilitas tinggi selama Nataru.

“Belum (PPKM Level 3), kita masih menunggu SE Mendagri. Kemarin para Pendeta dan Romo kontak saya, gimana ini Pak. Saya jawab coba kita tunggu dulu,” katanya.

Meski begitu, Ganjar meminta para Pendeta dan Romo untuk menggelar perayaan Natal dengan terbatas. Ibadah dan perayaan bisa dilaksanakan secara hybrid, yakni sebagian datang ke tempat ibadah, sebagian lagi di rumah.

Baca Juga: Pemkab Purbalingga Gratiskan Antigen Penumpang dari Bandara JB Soedirman

“Saya sampaikan ke beliau, kalau mau melaksanakan Natal, perayaannya mungkin terbatas sekali dan bisa hybrid. Atau yang ingin merayakan tahun baru nanti dulu karena adanya ketentuan ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Menko PMK RI, Muhadjir Effendy mengatakan, PPKM Level 3 akan diberlakukan mulai 24 Desember sampai 2 Januari. Masyarakat dilarang melakukan pesta kembang api, pawai, arak-arakan yang menyebabkan kerumunan besar.

Selain itu, masyarakat dilarang mudik dengan tujuan tidak primer. Masyarakat juga dilarang bepergian selama Nataru. Sejumlah fasilitas umum di daerah diminta ditutup dan aturan perjalanan naik transportasi umum akan diperketat.

Baca Juga: Sembilan Penghuni Kos di Purwokerto Positif Konsumsi Psikotropika

Para pegawai baik ASN, TNI/Polri dan karyawan swasta dilarang mengambil cuti selama Nataru. Jumlah pengunjung di tempat publik seperti bioskop, cafe, restoran dibatasi maksimal 50 persen. Jumlah pengunjung di pusat perbelanjaan juga dibatasi maksimal 50 persen dan dibatasi jam bukanya sampai pukul 21.00.***

Halaman:
1
2

Editor: Susanto

Sumber: jatengprov

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Di Cepu, Usai Pesta Miras, Lima Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 11:39 WIB

Tol Yogya-Bawen Tak Akan Matikan Sektor Pertanian

Kamis, 13 Januari 2022 | 08:46 WIB

KA Unsoed Salurkan Bantuan Korban Erupsi Semeru

Senin, 10 Januari 2022 | 14:26 WIB

Viral Kabar, RSUD Kariadi Semarang Kebakaran

Kamis, 30 Desember 2021 | 21:56 WIB

Libur Nataru, Pemudik di Jateng Wajib Didata

Senin, 27 Desember 2021 | 13:18 WIB

Bupati Temanggung Dorong Jajarannya Mengedukasi Prokes

Senin, 20 Desember 2021 | 13:01 WIB

Habis Bekerja Terbitlah Vaksinasi di Malam Hari

Minggu, 19 Desember 2021 | 15:52 WIB
X