Cegah Penyebaran Covid-19, Arab Saudi Masih Tangguhkan Masuknya Warga 30 Negara

- Minggu, 15 Agustus 2021 | 08:33 WIB
Mekkah, Saudi Arabia (SM/dok pixabay.com)
Mekkah, Saudi Arabia (SM/dok pixabay.com)

ARAB SAUDI, suaramerdeka-banyumas.com- Hingga 2021, Kerajaan Arab Saudi masih menangguhkan masukknya warga dari 30 negara di dunia untuk mencegah penularan Covid-19.

Hal inilah yang menjadi pertimbangan Saudi Arabia terkait pelaksanaan ibadah haji dan umrah.

Selain Indonesia, 30 negara yang ditangguhkan itu antara lain, India, Pakistan, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, dan Lebanon, Vietnam, Korut, Korsel, dan Afganistan.

Baca Juga: Jokowi Lepas Ekspor Produk Pertanian Senilai Rp 7,29 Triliun

Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan Deputi Urusan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Dr Abdulaziz Wazzan telah menegaskan Pemerintah Arab Saudi lebih memprioritaskan keselamatan dan kesehatan jemaah dalam pengaturan penyelenggaraan ibadah umrah di masa pandemi.

Keselamatan dan kesehatan menjadi hal utama, bukan kepentingan ekonomi dan bisnis semata.

“Pelaksanaan ibadah umrah dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, misalnya: transportasi dalam kota hanya diisi 50% dari total kapasitas normal, dan akomodasi hotel dibatasi dua orang per kamar,” tegasnya setelah menggelar pertemuan dengan Deputi Urusan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Dr Abdulaziz Wazzan di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Jeddah. Pertemuan yang berlangsung pada 11 Agustus 2021.

Baca Juga: Memanfaatkan Teknologi Informasi Menggali Potensi Ekonomi

Sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Endang Jumali menegaskan kebijakan penangguhan itu diberlakukan, khususnya bagi negara yang penyebaran virus Covid-19 nya dinilai masih tinggi termasuk Indonesia. *

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

X