Ini Penjelasan WHO Soal Varian Corona B14662 dari Indonesia Yang Berbahaya di Masa Depan

- Jumat, 30 Juli 2021 | 13:30 WIB
Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. /Pixabay/Dieterich01
Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. /Pixabay/Dieterich01

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com - Varian Corona B14662 yang masuk dalam yang sampelnya pertama kali dilaporkan Nopember 2020 kini dimonitoring oleh WHO sejak 28 April 2021.

WHO memasukkan satu virus varian lokal ini dari 13 varian Corona yang ada ke dalam daftar pengawasan dalam kategori Alerts for Further Monitoring.

Di dalam kelompok ini juga ada tiga varian yang sebelumnya sempat masuk kategori VoI meski akhirnya dikeluarkan, yaitu Epsilon (B1427/B1429), Zeta (P2), dan Theta (P3).

Seperti dikutip dari Katadata.co.id, varian B1466.2 ini diketahui belum mendapat nama atau sebutan resmi, layaknya B117 yang disebut Alpha atau B1617.2 yang disebut Delta.

"Pemahaman kami terkait varian di kategori ini berkembang dengan cepat dan karena itu isinya bisa ditambah atau dikurangi begitu saja. Karena itu juga WHO tidak memberi label khusus," tulis WHO dalam situs resminya.

WHO menjelaskan varian dalam kategori ini berpotensi menjadi berbahaya di masa depan.

Ini karena varian Corona B14662 memiliki perubahan genetik

Hanya saja data bukti-bukti belum cukup sehingga dibutuhkan pengawasan dan penelitian berulang

Sumber : Katadata.id

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

X