Jenasah Eril Ditemukan di Bendungan Engehalde, Warganet Turut Telusuri Jarak dari Tempat Awal Tenggelam

- Jumat, 10 Juni 2022 | 19:30 WIB
PETA Jarak antara lokasi awal tenggelamnya Eril dan tempat diketemukannya jenasah Eril di Bern Swiss (SM Banyumas/dok Twitter)
PETA Jarak antara lokasi awal tenggelamnya Eril dan tempat diketemukannya jenasah Eril di Bern Swiss (SM Banyumas/dok Twitter)
  
Suaramerdeka-banyumas.com- Eril atau Emmeril Khan Mumtadz yang jenasahnya telah diketemukan oleh kepolisian Bern di dasar Bendungan Engehalde masih jadi trending topic Twitter.

Warganet yang penasaran dengan jarak penemuan putera Ridwan Kamil itu turut mengunggah postingan peta jarak dari tempat pertama Eril tenggelam hingga diketemukan.

Akun twitter @pradapeople mengunggah video pencarian di google maps lokasi pertama Eril tenggelam hingga diketemukan. Dari penelusuran itu didapatkan data jarak awal tenggelam hingga diketemukannya Eril yaitu sekitar 5,1 kilometer.

Baca Juga: Ridwan Kamil: Jasad Eril Utuh, Sungai Aare Sedingin Kulkas dan Minim Fauna

"Innalillahi.. eril udah ketemu.. dari titik awal renang di Schönausteg ketemunya di bendungan engehalde.. jauh banget
," tulisnya.

Sebelumnya kepolisian Bern dan Kantor Kejaksaan Negeri Bern-Mittelland, telah merilis berita tentang penemuan Eril tersebut dan telah tersebar di media sosial dalam bahasa Jerman.

Dalam rilis tersebut disebutkan orang hilang diselamatkan tak bernyawa dari Aare.

Baca Juga: Permudah Layanan Perizinan, DPMPTSP Purbalingga Canangkan Zona Integritas

Pada Rabu pagi, seorang pria tak bernyawa diselamatkan dari Aare di bendungan Engehalde di Bern.

Almarhum merupakan WNI yang mengalami kecelakaan di kawasan Aare pada 26 Mei 2022.

Pada hari Rabu, 8 Juni 2022, sesaat sebelum 06:50, polisi wilayah Bern dilaporkan bahwa seorang pria tak bernyawa tergeletak di air di bendungan Engehalde di Bern.

Baca Juga: Bahagianya Kuli Panggul di Banjarngara akan Menjadi Tamu Allah

Spesialis dari polisi maritim dari polisi cantonal Bern dapat menemukan mayat di dasar bendung dan kemudian menyelamatkannya.

Hanya bisa dipastikan bahwa pria itu sudah meninggal dunia.

Dari pemeriksaan forensik yang dilakukan, diketahui bahwa korban meninggal adalah WNI yang hilang di Aare sejak Kamis, 26 Mei 2022.

Baca Juga: Akademisi Unsoed: Pancasila Sering Jadi Alat Justifikasi dan Alat 'Gebuk'

Pria berusia 22 tahun itu pergi berenang di sungai dan mengalami keadaan darurat. Dia tenggelam akibat kecelakaan ini.

Sejak pria itu hilang, tindakan pencarian intensif telah dilakukan. Banyak layanan darurat mencari orang hilang dari darat dan air. Antara lain, drone, perahu, penyelam, dan anjing polisi digunakan. Semua penyelidikan sekarang selesai.***

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X