UNESCO Akui Gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda

- Rabu, 15 Desember 2021 | 22:03 WIB
BERSIHKAN PERALATAN: Petugas membersihkan peralatan gamelan yang tersimpan di Museum Wayang komplek Pendapa Yudhanegara, Kecamatan Banyumas, Banyumas, baru-baru ini.  (SMBanyumas/ dokumentasi Tim Metamorfosa Lengger )
BERSIHKAN PERALATAN: Petugas membersihkan peralatan gamelan yang tersimpan di Museum Wayang komplek Pendapa Yudhanegara, Kecamatan Banyumas, Banyumas, baru-baru ini. (SMBanyumas/ dokumentasi Tim Metamorfosa Lengger )

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com - UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) menetapkan alat musik tradisional khas Indonesia, gamelan, sebagai Warisan Budaya Tak benda (Intangible Cultural Heritage).

Informasi tersebut disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melalui akun instagramnya @jokowi, Rabu, 15 Desember 2021 malam.

Penetapan dilakukan pada sidang UNESCO sesi ke-16 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage, 15 Desember 2021 di Paris, Perancis.

"Saya menyambut dengan hangat dan bangga atas penetapan ini. Gamelan sudah lama menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari rakyat di berbagai daerah di Indonesia, terus dipelajari, dikembangkan dan diwariskan dari generasi ke generasi. Gamelan juga memberi inspirasi dan pengaruh terhadap musik dunia," tulis akun Presiden Jokowi.

Baca Juga: Pelaksanaan Pilkades Serentak di 27 Desa di Kabupaten Banyumas Tetap Terkendali

Menurut Jokowi, Indonesia akan melestarikan gamelan melalui pendidikan dan pelatihan secara formal dan non formal.

Hal itu dilakukan melalui festival, pawai, pertunjukan, dan pertukaran budaya.

Sebagai informasi, di Indonesia, alat musik ini ditemukan menyebar di Jawa, Madura, Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga: Ini Yang Perlu Diketahui Soal Covid-19 Varian Omicron dan Cara Menanggulanginya

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X