Kerjasama dengan Singapura, Pemerintah Utamakan Pencegahan Importasi Kasus Covid-19

- Sabtu, 6 November 2021 | 14:34 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito (SM Banyumas/dok)
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito (SM Banyumas/dok)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri bekerjasama dengan kementerian/lembaga lainnya serta pemerintah Singapura sedang melakukan pembahasan mengenai Vaccinated Travel Lane (VTL).

Dan tidak menutup kemungkinan adanya kerjasama yang dibangun dengan negara lainnya dengan tetap mempertimbangkan berbagai hal.

"Seperti kondisi kasus dan juga aspek sosial-ekonomi antarnegara," Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Kamis 4 Nopember 2021 yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: Penanangan Jalan Longsor Ajibarang-Wangon Ditarget Tiga Minggu

Kerjasama yang dilakukan pemerintah seperti mutual recognition agreement (MTA)  yang terkait dengan pengakuan sertifikat vaksin dan juga bentuk kerjasama lainnya.

Seperti travel corridor arrangement (TCA) dan VTL merupakan upaya pemulihan aktivitas masyarakat dengan tetap bertumpu pada kesepakatan atas standar protokol kesehatan yang jelas dan transparan.

"Sehingga peluang importasi kasus dapat diantisipasi dengan baik," pungkas Wiku.

Baca Juga: Satgas BLBI Sita Aset Tanah 124 Hektare Milik Tommy Soeharto

Disamping itu, hingga tanggal 1 November 2021 terdapat 40 dosis vaksin COVID-19 di daerah dan setidaknya sudah 241 juta dosis vaksin di seluruh daerah di tanah air.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Covid19.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X