Angkat Kisah-Kisah Dampak Perang dan Pengungsi, Novelis Tanzania Abdulrazak Gurnah Menangkan Nobel Sastra 2021

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 09:15 WIB
Pemenang Nobel Sastra 2021, Novelis Abdulrazak Gurnah.(SM Banyumas/dok twitter @gurnahauthor).
Pemenang Nobel Sastra 2021, Novelis Abdulrazak Gurnah.(SM Banyumas/dok twitter @gurnahauthor).

 

Suaramerdeka-banyumas.com - Tanpa kompromi mengangkat kisah efek perang, kolonialisme dan pengungsi lewat novel-novelnya, Abdulrazak Gurnah 72 tahun, novelis Tanzania yang kini bermukim di Inggris berhasil memenangkan Nobel Sastra 2021

Dengan prestasi tersebut, Gurnah menadi penulis Afrika pertama yang memenangkan penghargaan sejak Doris Lessing dari Zimbabwe pada 2007.

Dilansir dari Reuters, Kepala Komite Nobel Akademi Swedia, Anders Olsson mengatakan, dalam sepuluh novelnya Gurnah secara konsisten dan dengan belas kasih yang besar, mengungkap efek kolonialisme di Afrika Timur dan dampaknya pada kehidupan individu yang tercerabut dan harus bermigrasi.

Baca Juga: Indonesia Dapat Kiriman Bantuan Vaksin AstraZeneca 245.440 Dosis dari Inggris

Gurnah juga tercatat sebagai penulis kulit berwarna kedua dari Afrika sub-Sahara, setelah Wole Soyinka dari Nigeria, yang menang pada 1986.

Gurnah meninggalkan Afrika sebagai pengungsi pada 1960-an di tengah penganiayaan warga keturunan Arab di bawah rezim Presiden Abeid Karume di Zanzibar tempat ia dibesarkan.

Dia hanya kembali ke Zanzibar pada tahun 1984 untuk melihat ayahnya sesaat sebelum kematiannya.

Baca Juga: Cuaca Hari Ini, 10 Oktober 2021, Purwokerto dan Sekitarnya Berawan

Novel-novel Gurnah termasuk Paradise yang berlatar belakang kolonial Afrika Timur selama Perang Dunia Pertama terpilih untuk Booker Prize for Fiction, dan "Desertion".

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Reuters

Tags

Terkini

X