Malam Ini, Festival Film Purbalingga 2021 Dibuka

- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 16:27 WIB
Poster Festival Film Purbalingga 2021 (SMBanyumas/istimewa)
Poster Festival Film Purbalingga 2021 (SMBanyumas/istimewa)

PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com - Sabtu (21/8/2021) malam ini, kompetisi bergengsi bagi pelajar se Banyumas Raya (Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Banjarnegara dan Kebumen), Festival Film Purbalingga (FFP) 2021, resmi dibuka.

Ajang tersebut dapat disaksikan secara daring melalui kanal Youtube Misbar Purbalingga mulai pukul 20.00.

Direktur FFP, Bowo Leksono mengatakan, malam pembukaan akan dimeriahkan oleh penampilan band pop Purbalingga, Sitkaz.

Selain itu juga ada pementasan grup seni tradisi Angguk "Sekar Arum" asal Desa Pasunggingan, Kecamatan Pengadegan, Purbalingga.

"Bupati dijadwalkan membuka gelaran ini," ujar Bowo.

Baca Juga: Film-film Pelajar yang Masuk Nominasi Festival Film Purbalingga 2021, Ada dari Sekolahmu?

Menurut Bowo, pageblug Covid-19 yang belum menurun membuat Cinema Lovers Community (CLC) Purbalingga memutuskan seluruh penyelenggaraan FFP harus secara virtual.

Kendati demikian, program kerja tetap harus berjalan tanpa melanggar aturan dari pemerintah.

Usai pembukaan, masyarakat dapat menikmati rangkaian program FPP 2021 melalui aplikasi Zoom.

Untuk mendapatkan tautan zoom dapat diperoleh dengan cara mendaftar dan mengisi formulir melalui laman bit.ly/nontonffp2021.

Seperti tahun lalu, program unggulan layar tanjleb keliling Banyumas Raya di FFP ditiadakan.

Namun, untuk program utama kompetisi fiksi dan dokumenter pelajar setara SMA Banyumas Raya tetap digelar.

Tahun ini terdapat 6 film fiksi dan 5 dokumenter yang berkesempatan diputar, didiskusikan, dan dinilai oleh dewan juri.

Baca Juga: Digelar di Tengah Pandemi, Festival Film Purbalingga 2021 Kembali Hadir secara Daring

Programmer FFP, Asep Triyatno mengatakan, program film pelajar favorit penonton yang tahun lalu sempat ditiadakan, pada FFP tahun ini kembali diadakan.

"Penonton akan memilih film favorit lewat aplikasi zoom meeting usai menonton film-filmnya," tuturnya.

Pada program non-kompetisi, 10 film fiksi, dokumenter, dan animasi. Selain itu juga terdapat program khusus pemutaran animasi dari Ark Animasi Studio Tegal.

Untuk program pemutaran dan diskusi "Focus on" bakal hadir Ismail Basbeth yang kini rajin menyutradarai film panjang dan Chairunnisa sutradara perempuan berbakat.

Mereka berdua juga dilibatkan sebagai juri kompetisi pelajar.

Program khusus lain, lanjut Asep, berupa bedah buku berjudul "Perlawanan Film-Film Banyumas terhadap Orde Baru" karya Muhammad Taufiqurrohman dkk, dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

"Ini buku pertama yang utuh berbicara soal perfilman Banyumas Raya," jelasnya.

Selain pentas seni tradisi dan modern pada pembukaan dan malam penganugerahan, juga dipertahankan program penghargaan Lintang Kemukus bagi seniman tradisi dan modern.

Penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan pegiat film di Banyumas Raya kepada para seniman pendahulunya.

Tahun ini, FFP terus bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Selain itu juga didukung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Terkini

Film One Piece Red Dirilis, Angkat Kaisar Laut Shanks

Senin, 22 November 2021 | 20:58 WIB

Cerita Lucu : Paijo dan Kuda Istimewanya

Sabtu, 6 November 2021 | 20:13 WIB
X