Vaksin Booster Moderna untuk Nakes, Kepala Faskes di Banyumas Harus Tandatangan Pakta Integritas

- Kamis, 12 Agustus 2021 | 19:20 WIB
VAKSIN PEKERJA: Agus Budi, pekerja seni dari Umah Carnaval, menerima suntikan dosis pertama vaksin Sinovac  di Dinakerkop UKM Banyumas, Selasa (10/8/2021) (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)
VAKSIN PEKERJA: Agus Budi, pekerja seni dari Umah Carnaval, menerima suntikan dosis pertama vaksin Sinovac di Dinakerkop UKM Banyumas, Selasa (10/8/2021) (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com - Kepala fasilitas kesehatan di Kabupaten Banyumas harus menandatangani pakta integritas untuk mendapatkan vaksin booster buatan Moderna.

Hal ini bertujuan agar pemberian vaksin dosis ketiga tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto menyebut, proses administrasi dan persyaratan untuk mendapatkan vaksin booster lebih ketat.

Salah satu syaratnya yakni, tenaga kesehatan (nakes) harus sudah menerima vaksin dosis kedua.

Baca Juga: Efektivitas 2 Dosis Sinovac Menurun setelah 6 Bulan, Peneliti: Perlu 'Booster' Suntikan Ketiga

"Administrasinya juga harus jelas ya. Faskes harus mengajukan, syaratnya sudah divaksin dosis kedua. Diajukan ke kita (Dinkes Banyumas), oleh kepala (faskes)-nya," kata Sadiyanto di sela vaksinasi untuk penyandang disabilitas, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), ibu hamil dan masyarakat umum di Balai Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (12/8/2021).

Sadiyanto mengatakan, vaksin booster Moderna diprioritaskan bagi nakes yang memberikan pelayanan kesehatan atau aktif di fasilitas kesehatan termasuk melayani pasien Covid-19.

Dia memperkirakan, jumlah nakes yang akan mendapatkan vaksin booster mencapai 12.000 orang.

Tetapi, Sadiyanto menegaskan, vaksinasi tahap ketiga ini hanya untuk nakes yang melakukan pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Disuntik Vaksin di Rumah, Ortu Penyandang Disabilitas: Alhamdullillah, Tidak Usah Pergi Jauh-jauh

"Prioritasnya memang bagi nakes yang memberikan pelayanan, tidak hanya Covid-19," jelasnya.

Dia mengaku belum mengetahui jadwal pemberian vaksin booster bagi masyarakat umum.

Meski pemerintah pusat berencana menggelar vaksinasi dosis ketiga Tahun 2022 mendatang.

"Untuk masyarakat rencana juga ada, tapi belum (jadwalnya)," kata dia.

Baca Juga: Rindu Karnaval, Dua Pekerja Seni Ini Pakai Kostum Garuda Saat Ikut Vaksin

Sadiyanto mengatakan, stok vaksin di Banyumas saat ini mencukupi kebutuhan untuk pemeberian dosis kedua.

Dalam pekan ini, Dinkes Banyumas telah mendistribusikan 6.300 vaksin Sinovac dan 3.000 dosis AstraZeneca ke Puskesmas.

"Di puskesmas itu vaksin dosis kedua juga sudah terjadwal. Vaksin lagi banyak ini," ucapnya.

Halaman:
1
2

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Terkini

Awas Hoaks Soal Vaksin Sinovac Belum Jalani Ujicoba

Sabtu, 25 Desember 2021 | 09:43 WIB

Awas! Generasi Muda Rentan Alami Gangguan Mental

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:55 WIB

Ini Empat Hormon Bahagia dan Cara Meningkatkannya

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:06 WIB
X