Domestic Violence Tak Boleh Dibiarkan, Ini yang Dilakukan HMI Komisariat Hukum Unsoed

- Rabu, 7 Desember 2022 | 19:21 WIB
MEMBERIKAN MATERI: Trade Lawyer, Elisa Soegito memberikan materi pada talkshow "HMI Career Fair: How to Become a Great Lawyer", di Hotel Aston Imperium, Purwokerto, Sabtu, 3 Desember 2022.  (SMBanyumas/istimewa)
MEMBERIKAN MATERI: Trade Lawyer, Elisa Soegito memberikan materi pada talkshow "HMI Career Fair: How to Become a Great Lawyer", di Hotel Aston Imperium, Purwokerto, Sabtu, 3 Desember 2022. (SMBanyumas/istimewa)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Tak dapat dipungkiri, domestic violence atau kekerasan berbasis gender yang terjadi di ranah personal masih menjadi hal yang tabu bagi masyarakat.

Hal ini disebabkan masih kuatnya tradisi maupun stigma yang menjadi penghambat pengungkapan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Itu dikemukakan Trade Lawyer, Elisa Soegito SH MH CLA CTL pada talk show bertajuk "HMI Career Fair: How to Become a Great Lawyer", di Hotel Aston Imperium, Purwokerto, Sabtu, 3 Desember 2022.

Dalam paparannya mengenai kasus domestic violence, khususnya di dalam hubungan pacaran yang berpotensi terjadi di kalangan remaja.

Baca Juga: Kamu Perempuan di Cilacap dan Mengalami Kekerasan? Jangan Ragu Hubungi Nomor Ini!

Menurut Elisa, persoalan ini harus dilaporkan, korban juga harus berani melapor ke pihak kepolisian karena hal tersebut sudah diatur dalam hukum yang berlaku.

Seperti pengenaan Pasal 354 KUHP mengenai Penganiayaan atau Pasal 369 KUHP mengenai pengancaman, korban harus bersikap proaktif agar tidak terjadi kekerasan yang terus menerus terjadi di dalam suatu hubungannya.

"Kejahatan domestik yang dibiarkan secara terus menerus akan berdampak kepada kondisi psikologi korban yang nantinya akan terganggu. Terlebih lagi jika hubungannya dibawa ke dalam jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan atau hubungan rumah tangga," jelasnya.

Dia menambahkan, apabila dibiarkan, kekerasan dalam rumah tangga yang akan berdampak lebih luas.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rianto: Tari adalah Bahasa Tubuh

Jumat, 20 Januari 2023 | 16:21 WIB
X