Tahapan Ritual Menjadi Ebeg, Tahapan Membersihkan Diri dan Memantapkan Hati

- Rabu, 26 Oktober 2022 | 19:19 WIB
JANTURAN: Sesi janturan terbilang merupaka sesinyabg paling ditunggu ketika penari ebeg Banyumas kerasukan indang. Lagu ricik-ricik juga mengiringi pentas ebeg.
JANTURAN: Sesi janturan terbilang merupaka sesinyabg paling ditunggu ketika penari ebeg Banyumas kerasukan indang. Lagu ricik-ricik juga mengiringi pentas ebeg.

 

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com- Menjadi penari ebeg atau tukang ngebeg menjadi salah satu cara orang yang ingin belajar tentang kemantapan, keikhlasan yang dimulai dari pembersihan diri. 

Dari perbincangan Suara Merdeka Banyumas dengan para pegiat kelompok ebeg Putra Satria, Watumas Purwokerto didapatkan sejumlah perihal soal motivasi dan proses menjadi penari ebeg Banyumasan. 

"Ebeg itu intinya bukan untuk 'menggayuh' indang saja. Tetapi lebih dari itu dan lebih dalam dari itu karena dalam tahapan menjadi ebeg, seseorang diminta untuk bisa mulai membersihkan diri, memantapkan diri dan memasrahkan diri," jelas Purwanto, ketua RT di mana lokasi kelompok ebeg itu ada. 

Baca Juga: Longsor dan Tanah Bergerak di Purbalingga, 153 KK Mengungsi

Dari pergaulannya dan pendampingannya kepada kelompok ebeg di lingkungannya, ebeg menjadi salah satu cara orang mengetahui seberapa diri ini bersih dan pantas untuk menjadi penari ebeg

"Jadi untuk pembersihan diri atau penyucian diri, seorang calon penari ebeg yang juga sering disebut wayang, diminta untuk giat berpuasa, hingga 'ngasrep'. Terutama tiap Hari Rabu Pon, Kemis Wage dan Jumat Kliwon," jelasnya. 

Semakin sering berpuasa atau ngasrep  atau menjadi bagian dari laku pembersihan diri, seorang penari ebeg ataupun dukun ebeg atau yang juga disebut sebagai dalang, maka ia akan menjadi semakin bersih. 

Baca Juga: 76 Warga 2 Desa Mengungsi Akibat Longsor

Dengan inilah berbagai aura positif, mistis hingga bahkan soal 'pengasihan' akan muncul dengan sendirinya. 

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Healing Terbaik yang Islami: Kembali ke Nabi Muhammad

Selasa, 7 Februari 2023 | 15:00 WIB

Rianto: Tari adalah Bahasa Tubuh

Jumat, 20 Januari 2023 | 16:21 WIB
X