Soal Kenaikan Kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal pada Anak, Begini Imbauan Dinkes Banyumas

- Kamis, 20 Oktober 2022 | 22:27 WIB
BERI PENJELASAN: Petugas memberi penjelasan kepada pembeli mengenai obat di apotik Tugu Batu Prompong Desa Kutasari, Baturraden, Banyumas, Kamis, 20 Oktober 2022. (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)
BERI PENJELASAN: Petugas memberi penjelasan kepada pembeli mengenai obat di apotik Tugu Batu Prompong Desa Kutasari, Baturraden, Banyumas, Kamis, 20 Oktober 2022. (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas menyampaikan empat poin imbauan terkait kenaikan kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal pada Anak.

Empat poin itu merupakan hasil pembahasan dalam rapat koordinasi mendadak bersama ULPK Loka POM Banyumas, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Banyumas dan Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Banyumas, Kamis, 20 Oktober 2022 sore.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Slamet Setiyadi mengatakan, setelah mendapatkan Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait kenaikan kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal, pihaknya langsung menggelar rapat koordinasi.

"Yang kami fokuskan bagaimana agar masyarakat tidak panik, tidak gelisah, terkait juga dengan edaran Kementerian (Kesehatan) untuk sementara tidak mengonsumsi obat sirup," jelasnya ketika dihubungi usai rapat.

Baca Juga: Sejumlah Apotek di Banyumas Masih Jual Obat Sirup, Pilih Beri Edukasi ke Pembeli

Berdasarkan informasi dari Slamet, hasil rakor di antaranya Dinas Kesehatan menyampaikan kewaspadaan kepada fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dan masyarakat, mengacu edaran Kemenkes.

Terkait penggunaan obat obatan berbentuk sediaan sirup, mengacu pada edaran Kemenkes, tenaga kesehatan fasyankes diimbau untuk tidak memberikan obat sirup kepada pasien.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak mengkonsumsi obat-obatan dalam bentuk sirup terlebih dahulu, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan yang kompeten untuk mendapatkan saran terkait pengganti obat sirup, sampai dengan pemberitahuan resmi lebih lanjut dari Kemenkes.

Baca Juga: Kementerian Kesehatan Temukan Jejak Senyawa yang Diduga Picu Gagal Ginjal Akut, Pada Sampel Obat Pasien

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catat, Ini Info Penting Buat Peserta BPJS Kesehatan

Rabu, 21 Desember 2022 | 12:15 WIB

Pemerintah Akan Gratiskan Obat Gangguan Ginjal

Selasa, 25 Oktober 2022 | 22:16 WIB
X