Usung Tema Java Batik Heritage, BFF 2022 Hadirkan 50 Desainer dari Berbagai Daerah

- Selasa, 18 Oktober 2022 | 23:12 WIB
Para model tampil di atas catwalk pada acara Banyumas Fashion Festival 2022 (foto dok)
Para model tampil di atas catwalk pada acara Banyumas Fashion Festival 2022 (foto dok)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Komunitas Fashion Banyumas di bawah naungan Indonesian Fashion Chamber Semarang Community menggelar Banyumas Fashion Festival (BFF) 2022 dengan mengusung tema Java Batik Heritage, Sabtu-Minggu, 15-16 Oktober 2022.

Acara yang berkolaborasi dan bersinergi dengan Hotel Java Heritage digelar di Ambalika Resto Lantai 5 Hotel Java Heritage pukul 14.00-21.00 WIB.

BFF menghadirkan lebih dari 50 desainer dari berbagai daerah, seperti Purwokerto, Banyumas, Cilacap, Semarang, Jakarta, Solo, Yogyakarta, Salatiga, Kudus dan Pekalongan.

Hadir pula desainer tamu dari Indonesian Fashion Chamber (IFC), Lia Mustafa, Kurzein Karzai, Eko Tjandra dan Sofie yang siap mempresentasikan karya terbaiknya. Dalam pergelaran BFF 2022, sebanyak 24 model hasil audisi yang berasal dari berbagai daerah di Jawa akan tampil di atas catwalk.

Baca Juga: Ukafe Meotel Purwokerto Hadirkan Menu Makanan Kaya Rempah

Ketua Pelaksana BFF 2022, Dwi Kristanto mengatakan, BFF diproyeksikan menjadi annual event yang bertujuan mewadahi kreativitas, sekaligus mengapresiasi talenta dan potensi lokal di bidang fashion dalam bentuk fashion show, fashion exhibition dan fashion design competition.

Selain itu, bertujuan untuk melahirkan karya-karya fashion terkini dari wilayah Banyumas dan sekitarnya dan memberikan inspirasi kepada pelaku industri mode Indonesia, Jawa Tengah dan Banyumas pada khususnya.

Pada tahun 2022 menjadi tonggak perdana digelarnya event Banyumas Fashion Festival yang mengangkat tema "Java Batik Heritage". BFF 2022 digelar sekaligus untuk memeriahkan Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober 2022.

Dwi Kristanto menjelaskan, Banyumas Fashion Festival digelar sebagai momentum membangkitkan kembali roda perekonomian kreatif, utamanya di bidang fashion di wilayah Banyumas, setelah melewati masa-masa sulit pandemi Covid-19.

Halaman:

Editor: Puji Purwanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Healing Terbaik yang Islami: Kembali ke Nabi Muhammad

Selasa, 7 Februari 2023 | 15:00 WIB

Cukai Rokok Naik, Tembakau Tingwe Dilirik

Rabu, 1 Februari 2023 | 20:59 WIB
X