Ahli Epidemiolog: Pemerintah Utak-atik Data Kasus, Covid-19 Bisa Berubah Jadi Silent Killer

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:51 WIB
VAKSINASI KELILING: Seorang pedagang disuntik vaksin Covid-19 pada program vaksinasi keliling di lantai 2 Pasar Wage Purwokerto, baru-baru ini. Program ini merupakan upaya Pemkab Banyumas untuk menekan penularan virus Corona di wilayahnya. (SMBanyumas/Nugroho Pandhu Sukmono) (Nugroho Pandhu Sukmono)
VAKSINASI KELILING: Seorang pedagang disuntik vaksin Covid-19 pada program vaksinasi keliling di lantai 2 Pasar Wage Purwokerto, baru-baru ini. Program ini merupakan upaya Pemkab Banyumas untuk menekan penularan virus Corona di wilayahnya. (SMBanyumas/Nugroho Pandhu Sukmono) (Nugroho Pandhu Sukmono)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Ahli epidemiologi lapangan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, dr Yudhi Wibowo menengarai beberapa pemerintah daerah mulai memainkan data kasus penularan Covid-19.

Meski saat ini, pemerintah pusat memerintahkan untuk memaksimalkan pelacakan, pengetesan dan perawatan.

Yudhi mengatakan, utak-atik data ini mudah dilihat dari adanya anomali penghitungan kasus harian.

Contohnya di Kabupaten Banyumas, angka positifity rate cenderung melampaui standar WHO yaitu 160,8 persen.

Sementara rata-rata jumlah tes swab per hari per pekan cenderung menurun -20,1 persen selama PPKM diterapkan.

Baca Juga: PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 2 Agustus, Jokowi Minta Maksimalkan 3T

Rata-rata kasus positif cenderung meningkat 35,6 persen. Kasus lacak di bawah standar WHO dengan perbandingan 1:0,6.

"Itu anomali. Mungkin tidak semua dilaporkan atau ada delay. Itu tidak mungkin. Sedangkan Jateng hanya 48 persen," kata Yudhi, Jumat (30/7/2021).

Dia mengatakan, indikasi lainnya, ada upaya untuk tidak menghitung kasus positif dari hasil rapid antigen.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Terkini

Awas! Generasi Muda Rentan Alami Gangguan Mental

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:55 WIB

Ini Empat Hormon Bahagia dan Cara Meningkatkannya

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:06 WIB
X