Wisata Ditutup, Pengelola Homestay Guci Kibarkan Bendera Putih

- Jumat, 30 Juli 2021 | 15:36 WIB
BENDERA PUTIH: Sejumlah rumah penginapan di kawasan wisata Guci, Kecamatan Bojong , Kabupaten Tegal memasang bendera putih sebagai tanda tak sanggup menghadapi situasi pandemi.(SM/Cessnasari) (Cessnasari)
BENDERA PUTIH: Sejumlah rumah penginapan di kawasan wisata Guci, Kecamatan Bojong , Kabupaten Tegal memasang bendera putih sebagai tanda tak sanggup menghadapi situasi pandemi.(SM/Cessnasari) (Cessnasari)

Sementara itu, Sono Sopiyanto (55) pedagang bakso di Guci mengatakan, dirinya memasang bendera putih sebagai tanda menyerah terhadap situasi yang dihadapi.

“Ya warung ini tutup sejak 8 Juni lalu. Bayar listrik tidak bisa, cari makan juga susah.

Mau demo nanti salah, jadi saya pasang bendera putih tanda menyerah.

Diam saja tidak bisa usaha, tidak bisa cari apa-apa,” ujar pedagang bakso yang sudah puluhan tahun berjualan di tempat wisata tersebut.

Seperti diketahui, penutupan obyek wisata Guci telah dilakukan beberapa kali sejak Maret 2020.

Penutupan dilakukan guna mencegah penyebaran penularan Covid-19 di Kabupaten Tegal.

Obyek wisata yang terletak di kaki Gunung Slamet itu sempat dibuka beberapa waktu lalu, namun sejak 8-21 Juni 2021 ditutup kembali guna mencegah lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal.

Penutupan obyek wisata berlanjut sampai saat ini dengan adanya kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat dan PPKM level 4 yang baru berakhir 2 Agustus 2021.

Kepala Pengelolaan Obyek Wisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tegal Ahmad Abdul Hasib menyebutkan, aspirasi dan keluhan pelaku usaha di Guci telah disampaikan kepada pimpinan.

Namun, disisi lain harus mengikuti kebijakan PPKM.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

Pengelola Wisata Desa Gencarkan Promosi lewat Medsos

Selasa, 21 September 2021 | 09:30 WIB
X