Wisata Ditutup, Pengelola Homestay Guci Kibarkan Bendera Putih

- Jumat, 30 Juli 2021 | 15:36 WIB
BENDERA PUTIH: Sejumlah rumah penginapan di kawasan wisata Guci, Kecamatan Bojong , Kabupaten Tegal memasang bendera putih sebagai tanda tak sanggup menghadapi situasi pandemi.(SM/Cessnasari) (Cessnasari)
BENDERA PUTIH: Sejumlah rumah penginapan di kawasan wisata Guci, Kecamatan Bojong , Kabupaten Tegal memasang bendera putih sebagai tanda tak sanggup menghadapi situasi pandemi.(SM/Cessnasari) (Cessnasari)

SLAWI, suaramerdeka-banyumas.com - Merasa tak mampu lagi hadapi dampak kebijakan penutupan wisata, sejumlah pengelola homestay (tempat penginapan) dan pedagang di Obyek Wisata Guci Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, kompak kibarkan bendera putih di tempat usaha mereka.

Ketua Paguyuban Homestay Guci, Sopan Sofianto mengatakan, pemasangan bendera putih dilakukan atas inisiatif pemilik homestay dan pengelola warung.

Bendera putih ini adalah tanda ketidakmampuan menghadapi situasi sulit akibat pandemi dan kebijakan penutupan wisata lokasi wisata pemandian air panas tersebut.

“Mereka memasang bendera putih ini karena ketidakmampuan menghadapi pandemi seperti ini.

Mungkin beban hidup mereka banyak, untuk keseharian, makan, jajan anak.

Apalagi mereka tidak mendapat bantuan,” terang Sopan, Kamis (29/7/2021).

Sopan menyebutkan, di obyek wisata Guci sedikitnya terdapat 120 homestay, selain puluhan villa dan hotel.

Selama ini mereka sudah menaati imbauan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Yang kami cari adalah solusi menghadapi keseharian, memenuhi kebutuhan. Kami menaati kebijakan PPKM, tapi kami juga butuh diperhatikan,” ungkap Sopan.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

Pengelola Wisata Desa Gencarkan Promosi lewat Medsos

Selasa, 21 September 2021 | 09:30 WIB

Objek Wisata Alam Diusulkan Buka Bertahap

Rabu, 8 September 2021 | 12:34 WIB
X