Kebijakan Makan 20 Menit, Dinporabudpar Banyumas Akan Bahas Pengawasan dan Pembinaan

- Kamis, 29 Juli 2021 | 08:50 WIB
Pengelola Warung Kopi Kebon Wasiyat, Pandansari, Kecamatan Ajibarang saat mengelola warungnya.  Gambar diambil sebelum pandemi (Suara Merdeka/dok)
Pengelola Warung Kopi Kebon Wasiyat, Pandansari, Kecamatan Ajibarang saat mengelola warungnya. Gambar diambil sebelum pandemi (Suara Merdeka/dok)

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com - Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas akan membahas implementasi kebijakan 20 menit makan di tempat sebagai pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Banyumas.

Hal itu disampaikan Sekertaris Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Wakhyono, untuk mendorong efektivitas pemberlakuan kebijakan ini.

Ia menjelaskan rumah makan yang bersifat indoor tidak diperbolehkan melakukan makan di tempat.

Baca Juga :Kebijakan Makan di Tempat 20 Menit, Pengelola Kafe Sambut Baik Tapi...

Aturan makan di tempat tersebut hanya berlaku untuk tempat makan yang bersifat outdoor.

“Namun demikian, kami besok akan bertemu dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendiskusikan mekanisme dari pengawasan maupun pembinaan.

Kita juga mencari saran dan masukan dari temen-temen yang ada di PHRI, khususnya di usaha jasa makanan dan minuman,” tandasnya.

Pengusaha kafe dan restoran di Banyumas menyambut baik kebijakan aturan makan di tempat 20 menit selama pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 mulai 25 Juli – 2 Agustus 2021.

Seperti diketahui, Presiden Indonesia, Joko Widodo resmi mengumumkan perpanjangan PPKM level 4 pada Minggu (25/07/2021) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyebutkan pelonggaran-pelonggaran dalam PPKM level 4 kali ini, salah satunya diperbolehkannya membuka rumah makan dengan maksimal waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

X