Kebijakan Makan di Tempat 20 Menit, Pengelola Kafe Sambut Baik Tapi...

- Kamis, 29 Juli 2021 | 08:41 WIB
Pengelola Warung Kopi Kebon Wasiyat, Pandansari, Kecamatan Ajibarang saat mengelola warungnya.  Gambar diambil sebelum pandemi (Suara Merdeka/dok)
Pengelola Warung Kopi Kebon Wasiyat, Pandansari, Kecamatan Ajibarang saat mengelola warungnya. Gambar diambil sebelum pandemi (Suara Merdeka/dok)

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com - Pengusaha kafe dan restoran di Banyumas menyambut baik kebijakan aturan makan di tempat 20 menit selama pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 mulai 25 Juli – 2 Agustus 2021.

Seperti diketahui, Presiden Indonesia, Joko Widodo resmi mengumumkan perpanjangan PPKM level 4 pada Minggu (25/07/2021) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyebutkan pelonggaran-pelonggaran dalam PPKM level 4 kali ini, salah satunya diperbolehkannya membuka rumah makan dengan maksimal waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit.

Pengelola Warung Kopi Ajibarang, Mahbub Wibowo mengatakan kelonggaran itu menjadi pemberi nafas bagi pengelola warung kopi di pinggiran.

Namun demikian, masih tetap saja PPKM ini berdampak pada omset kesehariannya.

"Kami bukan warung kopi semacam Starbuck.

Kami warung kopi komunal, jadi memang tak bisa diberlakukan pelayanan secara individual.

Basis pelanggan kami memang komunitas," jelasnya.

Terkait hal itulah, ia berharap dan berdoa semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu sehingga kondisi ekonomi bisa lebih baik.

Apalagi kondisi ekonomi di masyarakat juga sangat berpengaruh pada keberlangsungan warung kopi atau makanan lainnya.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

X