Pameran Seni Rupa Gregah: Merekam Dinamika Perupa 'Ngapak' di Jagat Seni

- Minggu, 25 September 2022 | 00:59 WIB
BERDIALOG: Bupati Banyumas. Achmad Husein berdialog dengan partisipan pameran seni rupa 'Gregah' di GOR DI Panjaitan, IT Telkom Purwokerto, Sabtu, 24 September 2022. (SMBanyumas/Nugroho Pandhu Sukmono)
BERDIALOG: Bupati Banyumas. Achmad Husein berdialog dengan partisipan pameran seni rupa 'Gregah' di GOR DI Panjaitan, IT Telkom Purwokerto, Sabtu, 24 September 2022. (SMBanyumas/Nugroho Pandhu Sukmono)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Pameran seni rupa 'Gregah' yang berlangsung di GOR Di Panjaitan, Institut Teknologi Telkom Purwokerto, 24-30 September 2022, rupanya mampu membelalakkan mata pengunjung.

Kekayaan ide dan dinamika proses pencarian jati diri muncul di setiap lukisan pada pameran yang dibuka Sabtu, 24 September 2022 ini.

Pameran akbar yang diikuti 125 perupa berdialek pengiyongan atau yang dikenal dengan sebutan 'ngapak'.

Mereka menyuguhkan 135 lukisan dari beragam aliran. Mulai dari realis, naturalis, surealis, abstrak hingga karya instalasi.

Baca Juga: Reuni ala Perupa: 120 Pelukis Bakal Hadir di Pameran Seni 'Gregah'

Lukisan tersebut sebagian besar merupakan karya terbaru yang sengaja disiapkan untuk pameran akbar ini.

Seperti perupa Tarman (52) yang menyuguhkan karya realis bertajuk Lengger Lanang.

Lukisan itu, mewujudkan sosok maestro lengger Rianto yang tengah menari bertelanjang dada, lengkap dengan selendangnya.

"Saya buat Lengger Lanang ini, karena seni ketubuhan itu perlu diangkat kembali," jelasnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X